Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
SPORTAINMENT

Kontroversi Pencantuman Bintang Kedua di Jersi Senegal: Antara Tenggat Produksi dan Skandal Walkover

×

Kontroversi Pencantuman Bintang Kedua di Jersi Senegal: Antara Tenggat Produksi dan Skandal Walkover

Sebarkan artikel ini
Jersey resmi Timnas Senegal dengan satu bintang. (Foto: Istimewa)
toplegal

TOPMEDIA – Jersi terbaru timnas Senegal untuk Piala Dunia 2026 yang baru saja dirilis Puma memicu perdebatan panas. Alih-alih memamerkan dua bintang sebagai simbol kejayaannya di Afrika, seragam tempur skuad The Teranga Lions itu hanya menyertakan satu bintang. Padahal, Sadio Mane dkk baru saja menjuarai Piala Afrika (AFCON) 2025 Januari lalu.

Federasi Sepak Bola Senegal (FSF) langsung memberikan klarifikasi resmi guna meredam kekecewaan suporter. FSF berdalih bahwa kendala teknis dan tenggat produksi menjadi biang keladinya. Jersi tersebut rupanya sudah masuk meja produksi sejak Agustus 2025, jauh sebelum gelaran AFCON terakhir dimulai.

HALAL BERKAH

“Setelah kemenangan kami (di final), kendala industri membuat proses produksi tidak dapat dihentikan,” tulis pernyataan resmi FSF sebagaimana dikutip dari laman resminya, Minggu (22/3).

Baca Juga:  Hina Kepala Negara, Politisi Mali Ditahan

Namun, alasan produksi bukan satu-satunya faktor yang membuat situasi ini pelik. Ada awan mendung menyelimuti status juara Senegal. Meski di lapangan mereka sukses membungkam Maroko 1-0 lewat gol perpanjangan waktu Pape Gueye, Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) secara mengejutkan membatalkan hasil tersebut pada Selasa (17/3).

Senegal dinyatakan kalah walkover (WO) 0-3 karena dianggap melanggar regulasi setelah melakukan aksi mogok atau meninggalkan lapangan sebagai bentuk protes terhadap keputusan wasit. Imbasnya, Maroko ditetapkan sebagai juara AFCON 2025.

Keputusan CAF ini pun memicu tensi diplomatik. FSF menyebut sanksi tersebut tidak adil dan segera mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS). Bahkan, Pemerintah Senegal turun tangan dengan menyerukan investigasi atas dugaan korupsi di tubuh CAF.

Baca Juga:  Iran Boikot Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia Intip Celah Durian Runtuh?

Uniknya, Puma juga merilis jersi Maroko untuk Piala Dunia 2026 tanpa sematan bintang sama sekali. Padahal, Maroko tercatat memiliki gelar AFCON 1976 dan gelar “hibah” 2025 yang baru saja diputuskan CAF. Sejak gelaran AFCON Januari lalu pun, jersi Singa Atlas memang sudah tampil polos tanpa bintang di atas logo federasi mereka.

Bagi Senegal, urusan bintang ini adalah soal harga diri. FSF menjanjikan jersi edisi dua bintang akan tetap dirilis pada September mendatang setelah proses hukum dan produksi rampung.

Di Piala Dunia 2026 nanti, Senegal harus segera melupakan drama jersi ini. Mereka tergabung di Grup I yang cukup berat bersama raksasa Prancis, Norwegia, dan pemenang babak play-off antarkonfederasi. (*)

TEMANISHA.COM