TOPMEDIA – Tim kebanggaan masyarakat Madura dikabarkan meminati pelatih timnas putri Malaysia, Joel Cornelli. Madura United benar-benar serius mencari juru taktik anyar di sisa musim Super League 2025/26.
Sapeh Kerrab sedang menjalani tren buruk berupa tiga kekalahan beruntun. Kekalahan teranyar didapat secara telak dengan skor 4-1 di markas Persita Tangerang pekan lalu, hal ini membuat tim asal Pulau garam harus kembali ke jalur aman.
Saat ini, Madura terjerumus ke zona degradasi dengan hanya 20 poin dari 25 laga. Mereka memiliki poin sama tetapi kalah selisih gol dari klub zona aman, Persis Solo.
Achsanul Qosasi, CEO menyatakan akan mengganti pelatih Carlos Parreira.
“Perubahan satu-satunya yang hanya bisa dilakukan adalah mengganti pelatih.”
“Walaupun tak ada jaminan, tapi tetap ada harapan.”
“Terima kasih Coach Carlos,” tulis Achsanul Qosasi, Jumat (13/3/2026) lalu.
Sehari setelah pesan Achsanul, Carlos Parreira diumumkan dipecat oleh akun resmi Madura United.
Media negeri Jiran, Makanbola.com, mengungkap klub asal pulau karapan sapi meminati pelatih timnas putri Malaysia, Joel Cornelli.
“Seorang jurulatih skuad kebangsaan Malaysia dilaporkan berada dalam radar kelab Indonesia, Madura United,” tulis Makanbola.com, hari ini.
“Klub berjuluk Sapeh Kerrab mau mendapatkan khidmat jurulatih Malayan Tigress dari Brasil, Joel Cornelli.”
Cornelli tak asing dengan sepak bola Indonesia.
Cornelia bukan wajah baru di sepak bola Indonesia, pelatih berambut putih itu pernah melatih klub Jawa Timur lainnya Arema FC pada 2024. Bersama Singo Edan, Cornelli mempersembahkan titel Piala Presiden 2024.
Sayangnya, meski begitu performa Arema FC menurun saat Liga 1 bergulir, Cornelli harus dipecat pada Desember 2024.
Lantas sejak Mei 2025 lalu, Cornelli ditunjuk FAM sebagai pelatih timnas putri Malaysia. Kini, babak baru dan beban baru dipundak Cornelli.
Apakah Cornelli berkenan meninggalkan pekerjaan timnas demi berkutat di zona degradasi Liga Indonesia (ton/top)



















