Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
LIFESTYLE

Belajar dari Perjuangan Vidi Aldiano, Waspadai Kanker Ginjal yang Sering Datang Diam-Diam

×

Belajar dari Perjuangan Vidi Aldiano, Waspadai Kanker Ginjal yang Sering Datang Diam-Diam

Sebarkan artikel ini
toplegal

TOPMEDIA – Dunia hiburan Indonesia berduka atas kepergian penyanyi Vidi Aldiano yang wafat pada 7 Maret 2026. Ia meninggal dunia setelah menjalani perjuangan panjang melawan Kanker Ginjal selama sekitar enam tahun.

Semasa hidupnya, Vidi dikenal sebagai pribadi yang hangat dan kerap disebut sebagai duta persahabatan. Meski menghadapi penyakit serius, ia jarang memperlihatkan rasa sakitnya di hadapan publik. Kepergiannya kini menjadi pengingat penting tentang bahaya kanker ginjal, penyakit yang sering disebut sebagai silent killer karena gejalanya kerap tidak terasa di tahap awal.

HALAL BERKAH

Padahal, peluang kesembuhan bagi penderita kanker ginjal sebenarnya cukup besar apabila penyakit tersebut ditemukan sejak dini. Sayangnya, banyak kasus baru terdiagnosis ketika sel kanker sudah berkembang dan menyebar ke bagian tubuh lain.

Baca Juga:  Punya 3 Tas Hermes dengan Nilai Rp 5 Miliar Lebih, Shandy Aulia Jadi Perhatian
Satu ginjal Vidi sudah diangkat, meski demikian tak menyelamatkannya.

Kondisi serupa juga dialami Vidi. Ia pertama kali mengetahui dirinya mengidap kanker ginjal pada tahun 2019. Saat itu, penyakitnya sudah berada di stadium tiga sehingga salah satu ginjalnya harus diangkat melalui operasi.

Karena itu, masyarakat perlu lebih waspada dan memahami tanda-tanda awal penyakit ini. Mengenali gejala sejak dini serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala dapat membantu meningkatkan peluang penanganan yang lebih cepat dan efektif terhadap kanker ginjal.

Berikut beberapa gejala kanker ginjal yang perlu dikenali sejak dini;

  • Darah dalam Urine (Hematuria): Ini adalah gejala paling umum. Urine bisa berwarna kemerahan, merah muda, atau kecokelatan seperti air teh.
  • Nyeri Pinggang yang Persisten: Rasa nyeri tumpul atau tajam di satu sisi punggung bawah (di bawah tulang rusuk) yang tidak kunjung hilang meski sudah beristirahat atau dipijat.
  • Adanya Benjolan: Saat tumor membesar, Anda mungkin merasakan massa yang keras di area pinggang, perut samping, atau punggung bawah saat perabaan mandiri.
  • Penurunan Berat Badan Drastis: Berat badan turun tiba-tiba tanpa diet atau olahraga intensif karena sel kanker menguras energi tubuh.
  • Kelelahan Ekstrem dan Anemia: Rasa lemas yang tidak hilang walau sudah tidur cukup, sering kali dipicu karena ginjal tak lagi optimal memproduksi hormon pembentuk sel darah merah.
  • Pembengkakan di Kaki: Ginjal yang terganggu fungsinya menyebabkan penumpukan cairan, sehingga pergelangan kaki atau tungkai membengkak.
  • Demam dan Keringat Malam: Suhu tubuh sering naik tanpa adanya infeksi yang jelas, disertai keringat di malam hari.
  • Tekanan Darah Tinggi Mendadak: Munculnya hipertensi pada orang yang sebelumnya sehat bisa menjadi indikasi adanya tumor yang mengganggu regulasi hormon ginjal.
    (*)
Baca Juga:  Setelah 10 Tahun Pertimbangan,Transformasi Rina Nose Jadi Sorotan

TEMANISHA.COM