Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
ECONOMY & FINANCE

Tujuh Perusahaan Masuk Pipeline IPO BEI, Mayoritas Beraset Besar

×

Tujuh Perusahaan Masuk Pipeline IPO BEI, Mayoritas Beraset Besar

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi aktivitas di Bursa Efek Indonesia. (Foto: Istimewa)
toplegal

TOPMEDIA – Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan terdapat tujuh perusahaan yang tengah berada dalam pipeline pencatatan saham perdana (Initial Public Offering/IPO).

Dari jumlah tersebut, enam perusahaan beraset besar dengan nilai di atas Rp 250 miliar, sementara satu perusahaan beraset menengah dengan aset antara Rp 50 miliar hingga Rp 250 miliar.

HALAL BERKAH

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna, menyebut pipeline IPO ini menunjukkan minat perusahaan untuk masuk ke pasar modal tetap terjaga meski kondisi global penuh ketidakpastian.

“Hingga saat ini, terdapat tujuh perusahaan dalam pipeline pencatatan saham BEI,” ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (7/3).

Nyoman menjelaskan, dari tujuh perusahaan tersebut, tiga berasal dari sektor keuangan, satu dari sektor transportasi dan logistik, satu dari sektor barang konsumen primer, satu dari sektor energi, dan satu dari sektor kesehatan.

Baca Juga:  Rupiah dan Pasar Modal Tertekan Efek Demo, BI Keluarkan Jurus Jaga Stabilitas

Kriteria perusahaan beraset besar adalah memiliki aset di atas Rp 250 miliar, sedangkan perusahaan beraset menengah memiliki aset antara Rp 50 miliar hingga Rp 250 miliar, sesuai ketentuan POJK Nomor 53/POJK.04/2017.

Kondisi Pasar Modal

Hingga 6 Maret 2026, BEI mencatat belum ada perusahaan yang melangsungkan IPO di tahun berjalan.
Dengan demikian, jumlah perusahaan tercatat di pasar modal Indonesia masih sama seperti akhir 2025, yakni 956 perusahaan.

Selain pipeline IPO, BEI juga mencatat penerbitan 37 emisi dari 26 penerbit Efek Bersifat Utang dan Sukuk (EBUS) dengan dana yang dihimpun mencapai Rp 41,41 triliun. Saat ini, terdapat 20 emisi dari 13 penerbit EBUS yang masih dalam antrean.

Baca Juga:  Strategi Ketahanan Pangan: Impor Sapi dari Brasil dan Bangun Peternakan Modern

Untuk aksi rights issue, sudah ada tiga perusahaan yang melangsungkan aksi dengan total nilai Rp 3,75 triliun. Sementara itu, satu perusahaan sektor properti masih menunggu giliran untuk melaksanakan rights issue. (*)bursa efe

 

TEMANISHA.COM