Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
ECONOMY & FINANCE

Di Awal 2026, Penerimaan Pajak Tumbuh 30 Persen

×

Di Awal 2026, Penerimaan Pajak Tumbuh 30 Persen

Sebarkan artikel ini
toplegal

TOPMEDIA – Pemerintah melalui Kementerian Keuangan melaporkan penerimaan pajak pada dua bulan pertama tahun 2026 mencapai Rp 245,1 triliun, tumbuh 30,4 persen secara tahunan (year on year/yoy). Pertumbuhan signifikan ini disebut sebagai bukti perbaikan aktivitas ekonomi nasional.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa tren positif penerimaan pajak harus dijaga agar menopang kinerja fiskal sepanjang tahun.

HALAL BERKAH

“Pengumpulan pajak di dua bulan pertama 2026 ini tumbuh 30,4 persen. Momentum pemulihan ekonomi akan terus dijaga pemerintah,” ujarnya di Kantor Kementerian Keuangan, Jumat (6/3/2026).

Menurut Purbaya, sejumlah faktor pendukung pertumbuhan ekonomi telah berjalan sejak awal tahun.

“Januari, Februari, Maret, April kita pastikan semua faktor pendukung pertumbuhan ekonomi sudah berjalan dengan baik,” jelasnya.

Baca Juga:  Kasus Dugaan Pelanggaran Pasar Modal: Mirae Asset Sekuritas Angkat Bicara Usai Digeledah OJK

Meski pajak tumbuh pesat, penerimaan dari sektor kepabeanan dan cukai justru melemah. Pemerintah hanya mengumpulkan Rp 44,9 triliun, turun 14,7 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) tercatat Rp 68 triliun, turun 11,4 persen.

Secara total, penerimaan negara hingga akhir Februari 2026 mencapai Rp358 triliun, tumbuh 12,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Dari sisi belanja, pemerintah telah merealisasikan Rp 493,8 triliun, meningkat 41,9 persen secara tahunan.

Belanja pemerintah pusat menjadi komponen terbesar dengan realisasi Rp 346,1 triliun atau tumbuh 63,7 persen, sementara transfer ke daerah mencapai Rp 147,7 triliun, naik 8,1 persen.

Purbaya menekankan bahwa capaian penerimaan pajak yang tinggi harus diimbangi dengan pengelolaan belanja negara yang efektif. “Momentum ini harus dijaga agar fiskal tetap sehat dan mampu mendukung pemulihan ekonomi,” pungkasnya. (*)

TEMANISHA.COM