Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
LIFESTYLE

Sempat Pendarahan 2 Bulan, Chelsea Olivia Jalani Empat Operasi di Malaysia

×

Sempat Pendarahan 2 Bulan, Chelsea Olivia Jalani Empat Operasi di Malaysia

Sebarkan artikel ini
Keluarga bahagia Glenn Alinskie dan Chelsea Olivia.
toplegal

TOPMEDIA – Aktris Chelsea Olivia baru-baru ini membagikan pengalaman kesehatan yang cukup berat yang dialaminya. Istri dari Glenn Alinskie itu mengungkap bahwa dirinya harus menjalani empat prosedur operasi sekaligus di Malaysia setelah mengalami gangguan serius pada organ reproduksinya.

Melalui unggahan di media sosial, Chelsea menceritakan perjalanan panjang yang ia alami selama beberapa bulan terakhir. Ia sempat mengalami pendarahan hebat yang berlangsung hingga dua bulan tanpa henti. Kondisi tersebut membuatnya khawatir sekaligus membuat tubuhnya semakin lemah. Kisah ini pun langsung menyita perhatian publik, terutama para penggemarnya yang selama ini melihat Chelsea sebagai sosok yang aktif dan bugar.

HALAL BERKAH

Gangguan kesehatan itu bermula pada Januari 2026, tidak lama setelah Chelsea pulang dari liburan keluarga di Jepang. Saat itu ia merasakan nyeri menstruasi yang terasa berbeda dari biasanya. Rasa sakit yang muncul jauh lebih kuat dibandingkan siklus haid yang pernah ia alami sebelumnya.

“Rasanya berbeda, lebih sakit dan kramnya jauh lebih kuat,” ungkap Chelsea.

Awalnya, ia menduga keluhan tersebut hanya akibat kelelahan setelah melakukan perjalanan jauh. Namun, rasa sakit yang muncul justru tidak kunjung membaik. Kekhawatirannya semakin besar ketika pendarahan yang ia alami terus berlangsung dari hari ke hari.

Baca Juga:  Diduga Pacaran, Latar Belakang Pendidikan Jefri Nichol dan Zahwa Massaid Jadi Sorotan.

Pendarahan berlangsung dua bulan

Situasi semakin serius karena pendarahan yang dialaminya berlangsung jauh lebih lama dari siklus menstruasi normal. Hari demi hari berlalu, namun kondisinya tidak juga membaik.

“Tapi ternyata (darah) tidak berhenti. Sudah 10 hari, lalu 2 minggu, hingga memasuki 2 bulan, aku masih terus berdarah,” tulis Chelsea Olivia.

Selama masa tersebut, kondisi fisiknya mulai menurun. Ia merasa tubuhnya mudah lelah dan kesulitan menjalani aktivitas sehari-hari seperti biasa.

Selain itu, beberapa perubahan pada tubuhnya juga mulai terlihat. Chelsea mengungkapkan wajah dan matanya kerap tampak bengkak saat bangun tidur. Ia juga mengalami mual, pusing yang cukup berat, serta kenaikan berat badan yang cukup drastis.

Dalam waktu singkat, berat badannya bertambah hampir lima kilogram. Bahkan perutnya sempat membesar hingga terlihat seperti sedang hamil.

Merasa ada yang tidak beres dengan tubuhnya, Chelsea akhirnya memutuskan untuk memeriksakan diri ke beberapa dokter. Ia pertama kali berkonsultasi dengan dokter spesialis kandungan. Dari pemeriksaan awal, kondisi rahimnya dinyatakan baik dan jumlah sel telur juga masih normal.

Baca Juga:  Sabrina Alatas, Chef Yang Belakangan Viral Dikaitkan Bersama Hamish Daud

Saat itu dokter hanya memberikan obat untuk membantu menyeimbangkan hormon.

Namun setelah mengonsumsi obat sekitar sepuluh hari, pendarahan yang ia alami tetap tidak berhenti. Ia kemudian mencari pendapat medis lain dengan mengunjungi dokter penyakit dalam dan menjalani serangkaian tes darah.

Chelsea juga kembali menemui dokter kandungan untuk melepas alat kontrasepsi IUD yang sebelumnya ia gunakan. Meski demikian, hasil pemeriksaan tidak menunjukkan adanya gangguan seperti miom maupun kista.

“Pertanyaan adalah kenapa? Sudah ada 4 macam obat dan 3 dokter tapi tidak juga berhenti. Aktivitas jadi sulit, karena kondisi tidak bisa dipastikan kadang baik kadang tidak,” keluhnya.

Mencari second opinion ke Malaysia

Karena kondisinya tak kunjung membaik, Chelsea akhirnya memutuskan mencari pendapat medis kedua di luar negeri. Ia terbang ke Penang, Malaysia, untuk menjalani pemeriksaan lanjutan di Island Hospital.

Di rumah sakit tersebut, ia ditangani oleh dokter spesialis kandungan Low Kah Pin.

Melalui pemeriksaan ultrasonografi (USG) yang lebih detail, dokter akhirnya menemukan sumber masalah yang sebelumnya tidak terdeteksi. Pada hasil pemeriksaan terlihat adanya “lingkaran putih” di dalam rahim yang mengindikasikan keberadaan polip.

Glen Alinski setia menunggu istrinya selama operasi.

Polip rahim merupakan pertumbuhan jaringan abnormal pada lapisan rahim yang dapat memicu pendarahan berkepanjangan. Dokter menjelaskan kondisi tersebut bisa terjadi akibat ketidakseimbangan hormon dan bisa dialami siapa saja, terutama perempuan yang sudah pernah melahirkan. Faktor genetik juga dapat berperan.

Baca Juga:  Makin Keren! Usai Direvitalisasi Skate & BMX Park Kalimas Bikin Betah

Dalam satu kali tindakan operasi, Chelsea menjalani empat prosedur sekaligus, yakni hysteroscopy, polypectomy, dilatasi dan kuretase (D&C), serta endometrial resection. Melalui prosedur tersebut, dokter membersihkan jaringan abnormal yang memicu pendarahan berkepanjangan.

“Hai guys terimakasih banyak untuk doa-doanya. Sekarang aku masi dalam proses recovery after small surgery ‘hysteroscopy, Polypectomy, D&C, Endometrial resection’. Jika sudah lebih membaik nanti aku ceritain kenapa bisa terjadi,” tulis Chelsea Olivia.

Operasi tersebut berjalan dengan lancar dan kini kondisinya dilaporkan stabil. Setelah menjalani tindakan medis, Chelsea fokus menjalani masa pemulihan.

Pengalaman berat ini membuatnya menyampaikan pesan kepada para perempuan agar lebih peduli terhadap kesehatan reproduksi. Ia mengingatkan pentingnya melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin, seperti pap smear dan tes darah, setidaknya setahun sekali.

“Cuma mau bilang, aku ingin memeluk semua perempuan yang pernah ada di fase-fase sepertiku. Tidak mudah, lelah dan frustasi,” curhat Chelsea. (*)

TEMANISHA.COM