TOPMEDIA – Keluarga pramugari pesawat nahas ikhlas melepas putri mereka. Jenazah pramugari korban kecelakaan pesawat ATR 42-500, Florencia Lolita Wibisono alias Olen (33), akan dimakamkan di Manado, Sulawesi Utara.
Pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) yang disewa Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) itu hilang kontak saat berada di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, dalam penerbangan rute Yogyakarta-Makassar, pada Sabtu (17/1) siang.
Pesawat malang ini diketahui jatuh di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulsel. Minggu (18/1), puing-puing pesawat ditemukan di lereng Gunung Bulusaraung.
Pesawat ini diawaki 7 orang dan tiga penumpang. Hingga kini sudah enam korban yang ditemukan, pencarian pun masih terus berlanjut.
Olen, sapaan akrab pramugari pesawat ATR 42-500 adalah salah satu korban tewas dalam kecelakaan pesawat tersebut.
Usai proses pencarian dan evakuasi korban, jenazah Olen pun teridentifikasi dan diserahkan kepada pihak keluarga.
Penyerahan jenazah dilakukan di kantor Biddokes Polda Sulawesi Selatan, Jalan Kumala, Makassar, Rabu (21/1).
Keluarga Olen didampingi pihak maskapai IAT dalam proses penyerahan jenazah tersebut.
Di hari yang sama, jenazah Olen diterbangkan dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, menuju Jakarta.
Setiba di Jakarta, jenazah Olen dibawa ke rumah duka di Grand Heaven Pluit, Jakarta Utara. (*)



















