Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
TOP NEWS

Libur Nataru 2026, Jawa Timur Catat 19,8 Juta Pergerakan Wisatawan

×

Libur Nataru 2026, Jawa Timur Catat 19,8 Juta Pergerakan Wisatawan

Sebarkan artikel ini
Libur Natal dan Tahun Baru 2026 di Jawa Timur mencatat 19,8 juta pergerakan wisatawan. (Foto: Radar Banyuwangi)
toplegal

TOPMEDIA – Jawa Timur masih menjadi magnet bagi wisatawan saat momentum libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Baik wisatawan lokal maupun luar daerah masih menjadikan destinasi wisata di Jawa Timur sebagai pilihan.

Berdasarkan data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jawa Timur hingga 4 Januari 2026, jumlah pergerakan wisatawan mencapai 19.882.730 kali.

HALAL BERKAH

Angka ini menunjukkan antusiasme tinggi masyarakat untuk berkunjung ke berbagai destinasi wisata di provinsi tersebut.

Dari total pergerakan tersebut, jumlah wisatawan yang benar-benar berkunjung ke destinasi wisata di Jawa Timur mencapai 10.004.117 orang.

Wisatawan mancanegara (wisman) tercatat sebanyak 26.035 orang, sementara wisatawan nusantara (wisnus) mendominasi dengan 9.979.142 orang.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut.
“Alhamdulillah, Jawa Timur tetap menjadi magnet wisatawan yang melakukan libur Nataru, bahkan jumlahnya semakin meningkat,” ujarnya, Kamis (8/1/2025).

Baca Juga:  Jawa Timur Miliki Potensi Perikanan Strategis, Kontribusi Capai Rp 67,7 Triliun

Khofifah menambahkan, kenaikan kunjungan wisman menunjukkan tren positif yang didukung oleh infrastruktur jalan tol yang kini terkoneksi secara optimal.

Ia mencontohkan, akses dari Surabaya menuju Pantai Boom Banyuwangi maupun kawasan Ijen kini dapat ditempuh sekitar lima jam melalui jalan tol.

Sementara perjalanan menuju Malang Raya hanya membutuhkan waktu sekitar satu hingga satu setengah jam.

Selama libur Nataru 2026, sejumlah destinasi wisata menjadi favorit pengunjung. Untuk wisatawan mancanegara, lima destinasi teratas adalah Air Terjun Tumpak Sewu Semeru (Lumajang), Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (Malang, Pasuruan, Probolinggo, Lumajang), Teras Semeru (Lumajang), Taman Nasional Baluran (Situbondo), dan Florawisata San Terra (Malang).

Sementara itu, wisatawan nusantara lebih banyak memilih destinasi keluarga dan ikon daerah, seperti Kebun Binatang Surabaya, Telaga Sarangan (Magetan), Dewi Mejono/Gronjong Wariti (Kediri), Desa Wisata Sidomulyo (Kota Batu), serta Monumen SLG (Kediri).

Baca Juga:  Libur Nataru Berpotensi Timbulkan 59 Ribu Ton Sampah

Kawasan wisata alam seperti Gunung Bromo, Ijen, pantai, dan taman nasional juga tetap menjadi tujuan utama.

Khofifah mengapresiasi kinerja bupati dan wali kota di Jawa Timur yang terus melakukan penataan kawasan wisata sehingga wisatawan merasa aman dan nyaman selama berlibur.

Ke depan, Pemprov Jatim berkomitmen memperkuat promosi wisata, khususnya untuk menarik lebih banyak wisatawan mancanegara.

“Gunung Bromo dan Ijen adalah dua pesona alam yang menjadi tujuan utama wisman maupun wisnus,” tegas Khofifah.

Selain itu, Pemprov Jatim juga akan bersinergi dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) se-Jawa Timur untuk mengemas paket wisata terintegrasi.

“Kita akan terus mempromosikan berbagai destinasi wisata dan mengolaborasikannya dengan sektor perhotelan dan restoran yang tergabung dalam PHRI se-Jawa Timur,” jelasnya. (*)

TEMANISHA.COM