Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
EDUTECH

Benarkah Antivirus di Laptop Masih Berguna atau Cuma Beban RAM Semata?

×

Benarkah Antivirus di Laptop Masih Berguna atau Cuma Beban RAM Semata?

Sebarkan artikel ini
toplegal

TOPMEDIA – Memiliki laptop baru rasanya seperti punya “gebetan” baru yang harus dijaga ekstra hati-hati. Salah satu hal pertama yang sering terlintas di pikiran adalah menginstal antivirus. Namun, di tengah kecanggihan sistem operasi zaman sekarang, banyak obrolan di tongkrongan yang bilang kalau antivirus itu cuma “gimik” alias nggak penting-penting banget dan cuma bikin laptop lemot.

Biar kamu nggak salah kaprah dan data pribadimu tetap aman, mari kita bedah fakta di balik perdebatan ini. Apakah antivirus memang masih menjadi garda terdepan, atau justru sudah saatnya kita tinggalkan? Berikut adalah lima jawaban untuk menjawab keraguan kamu.

HALAL BERKAH

1. Sistem Operasi Modern Sudah Punya Perlindungan Bawaan

Banyak pengguna laptop, terutama yang memakai Windows, merasa tidak butuh antivirus tambahan karena sudah ada Windows Defender. Secara fakta, sistem perlindungan bawaan ini memang sudah sangat mumpuni dan jauh lebih kuat dibandingkan sepuluh tahun lalu. Microsoft terus memperbarui database virus mereka secara real-time, sehingga untuk penggunaan standar seperti mengerjakan tugas atau nonton film, perlindungan bawaan ini sebenarnya sudah cukup solid tanpa harus menambah aplikasi pihak ketiga yang berat.

Baca Juga:  Momentum Spesial UKRI: Akreditasi Naik, Wisuda Dihadiri Presiden Prabowo

2. Antivirus Menjadi “Gimik” Jika Pengguna Teledor

Sebagus apa pun antivirus yang kamu pakai, pelindung ini akan terasa seperti gimik jika perilaku penggunanya masih berisiko tinggi. Sering kali, malware masuk bukan karena antivirus yang lemah, tapi karena pengguna sengaja mematikan proteksi demi menginstal aplikasi bajakan atau mengklik link mencurigakan di email. Dalam kondisi ini, antivirus hanyalah lapisan tambahan yang bisa ditembus dengan mudah jika “pintu rumahnya” dibukakan sendiri oleh pemilik laptop melalui kecerobohan digital.

3. Perlindungan Ekstra untuk Transaksi Keuangan

Meskipun perlindungan bawaan sudah oke, antivirus berbayar atau pihak ketiga biasanya menawarkan fitur yang tidak dimiliki sistem standar, seperti Safe Browser atau perlindungan khusus perbankan. Jika kamu sering melakukan transaksi besar, mengelola kripto, atau menyimpan data perusahaan yang sangat sensitif di laptop, maka antivirus bukan lagi gimik. Fitur pendeteksi phishing yang lebih agresif pada antivirus tambahan bisa menjadi penyelamat sebelum kamu tidak sengaja memasukkan kata sandi di situs palsu.

Baca Juga:  3 Alasan Kamera Ultrawide Lebih Penting untuk Konten Vlog Harian

4. Dampak Terhadap Performa Laptop (RAM vs Keamanan)

Alasan utama banyak anak muda menganggap antivirus itu gimik adalah karena efeknya pada performa. Memang benar, beberapa antivirus tertentu sangat “lapar” akan RAM dan bisa membuat proses booting terasa lebih lama. Bagi para gamers, hal ini tentu mengganggu FPS saat bermain. Inilah yang membuat citra antivirus bergeser menjadi beban sistem. Namun, sekarang sudah banyak antivirus ringan yang didesain khusus agar tetap protektif tanpa harus mengorbankan kelancaran multitasking kamu.

5. Ancaman Ransomware yang Semakin Pintar

Dunia siber di tahun 2026 semakin ngeri dengan adanya ransomware yang bisa mengunci seluruh dokumen pentingmu dan meminta tebusan uang. Antivirus modern kini fokus pada proteksi perilaku (behavioral protection), bukan cuma mencocokkan kode virus lama. Antivirus akan langsung memblokir aktivitas yang mencoba mengubah ribuan nama file sekaligus secara mendadak. Di titik inilah keberadaan antivirus terbukti nyata manfaatnya dan bukan sekadar hiasan di pojok kanan bawah layar laptopmu.

Baca Juga:  5 Alasan Kenapa Refresh Rate 165Hz Jadi Standar Baru di HP Gaming

Jadi, apakah antivirus itu cuma gimik? Jawabannya kembali ke gaya hidup digitalmu. Kalau kamu adalah tipe pengguna yang teliti, jarang menyentuh situs aneh, dan hanya menginstal aplikasi resmi, perlindungan bawaan laptop sudah lebih dari cukup. Tapi, kalau kamu butuh ketenangan ekstra saat berselancar di internet yang makin liar ini, punya “satpam” tambahan tentu nggak ada salahnya.

(Res)

TEMANISHA.COM