Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
ECONOMY & FINANCE

ASDP: Jumlah Penumpang dan Kendaraan Arus Balik dari Jawa ke Bali Turun Signifikan

×

ASDP: Jumlah Penumpang dan Kendaraan Arus Balik dari Jawa ke Bali Turun Signifikan

Sebarkan artikel ini
Arus balik di Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali. (Foto: Istimewa/PT ASDP Indonesia Ferry)
toplegal

TOPMEDIA – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat penurunan signifikan pada volume penumpang dan kendaraan arus balik yang menyeberang dari Pulau Jawa menuju Bali melalui lintasan pelabuhan Ketapang–Gilimanuk.

Data terbaru per H+6 Lebaran atau Sabtu (28/3), menunjukkan angka yang kontras dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Padahal, biasanya arus dari Jawa ke Bali mulai padat oleh warga yang kembali bekerja ke Pulau Dewata.

HALAL BERKAH

Berdasarkan data resmi ASDP, jumlah penumpang yang bertolak dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, menuju Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali, tercatat sebanyak 49.523 orang. Angka ini merosot dibandingkan H+6 tahun lalu yang menyentuh 56.539 orang.

“Jumlah itu turun 12 persen lebih dibanding tahun lalu,” ungkap Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Windy Andale, di Gilimanuk, Minggu (29/3).

Baca Juga:  Ganggu Ketertiban, Bintang Panas Asal Inggris Bonnie Blue Dideportasi

Tak hanya penumpang perorangan, sektor kendaraan juga mengalami kelesuan. Roda dua (motor) turun 15 persen, sementara mobil pribadi menyusul dengan penurunan 13 persen. Jika seluruh jenis kendaraan—mulai dari motor, mobil, bus, hingga truk—dikalkulasi, total penurunannya mencapai 12,9 persen.

Berbanding terbalik dengan arus masuk ke Bali, pergerakan dari arah sebaliknya—Pelabuhan Gilimanuk menuju Ketapang—justru menunjukkan anomali yang menarik.

Pada H+6, jumlah kendaraan roda dua yang keluar dari Bali menuju Jawa justru meroket hingga 24,5 persen dibandingkan tahun lalu. Meski demikian, untuk kategori penumpang dan kendaraan roda empat dari arah Bali, trennya tetap mengikuti pola penurunan.

Meski angka pemilir dari Jawa ke Bali melandai, ASDP tidak mengendurkan pelayanan. Intensitas penyeberangan tetap dijaga untuk memastikan tidak terjadi penumpukan di kantong-kantong parkir pelabuhan.

Baca Juga:  Bukti Kepercayaan Investor, Investasi Jawa Timur 2025 Tembus Rp 147,7 Triliun

Selama periode 24 jam pada Sabtu lalu, tercatat ada 201 trip perjalanan kapal yang dioperasikan untuk melayani arus balik di Selat Bali.

“Pihak manajemen terus memantau dinamika di lapangan. Pengoperasian 201 trip ini merupakan komitmen kami untuk memberikan pelayanan prima bagi para pengguna jasa, baik yang menuju Bali maupun yang kembali ke Jawa,” tambah Windy.

Penurunan arus balik ke Bali ini disinyalir dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari pergeseran waktu libur hingga pilihan moda transportasi lain.

Namun, bagi para pemilir yang baru akan menyeberang dalam beberapa hari ke depan, melandainya arus ini tentu menjadi kabar baik karena risiko antrean panjang di Pelabuhan Ketapang maupun Gilimanuk jauh berkurang. (*)

TEMANISHA.COM