TOPMEDIA-Petenis putri Inggris, Emma Raducanu, kembali menjadi sorotan publik.
Kali ini bukan karena aksinya di lapangan, melainkan momen spesial ulang tahunnya yang ke-23.
Melalui akun Instagram pribadinya, @emmaraducanu, petenis berdarah Inggris–China tersebut membagikan potret perayaan sederhana di sebuah restoran.
Unggahan itu langsung diserbu ribuan komentar dan puluhan ribu tanda suka dari para penggemarnya di seluruh dunia.
Dalam foto yang dibagikan, Emma tampak tersenyum hangat sambil menikmati perayaan kecil bersama teman dekat.
Ia menuliskan pesan singkat namun penuh makna yang mencerminkan rasa syukur atas perjalanan hidupnya hingga kini. “Grateful for my 23 trips & having the best friends/family. Thank you for all the bday love 🤍🧁🌸,” tulisnya.
Menariknya, unggahan ulang tahun tersebut juga mendapatkan tanda suka dari salah satu legenda tenis dunia, Novak Djokovic.
Interaksi kecil itu seketika menarik perhatian publik dan diberitakan oleh sejumlah media olahraga internasional.
Tidak sedikit penggemar yang menganggap hal itu sebagai bentuk apresiasi dan penghormatan Djokovic terhadap perjalanan karier Raducanu yang kembali menemukan momentum sepanjang musim 2025.
Setelah serangkaian cedera yang menghambat langkahnya pada 2023 dan sebagian 2024, Emma Raducanu datang ke musim 2025 dengan tekad baru.
Ia menunjukkan peningkatan signifikan, baik dari segi ketahanan fisik maupun konsistensi permainan. Berikut rangkuman prestasinya sepanjang WTA Tour 2025:
1. Juara WTA 250 Canberra, Pembuka Musim yang Manis
Raducanu membuka kalender 2025 dengan kemenangan impresif di turnamen WTA 250 Canberra.
Ia tampil dominan sejak babak pertama dan menutup final dengan kemenangan dua set langsung. Gelar ini menjadi sinyal kuat bahwa dirinya telah kembali ke jalur kompetitif setelah proses pemulihan panjang.
Selain gelar juara, permainan Raducanu di Canberra dipuji banyak pihak karena ia menunjukkan variasi pukulan yang lebih matang, terutama dari sisi forehand yang sebelumnya sering menjadi titik lemah ketika berada dalam tekanan.
2. Semifinal Australian Open, Comeback yang Mengejutkan
Salah satu pencapaian terbesar Raducanu musim ini adalah keberhasilannya menembus semifinal Australian Open 2025.
Pada turnamen Grand Slam pertama musim ini, ia mencatatkan beberapa kemenangan mengejutkan, termasuk mengalahkan unggulan kelima dengan permainan agresif dan mobilitas yang lebih solid.
Perjalanan Raducanu terhenti di semifinal melawan pemain berpengalaman, tetapi performanya sepanjang dua pekan di Melbourne menjadi pembuktian bahwa ia kembali menjadi bagian dari jajaran elit WTA.
3. Runner-up WTA 500 Dubai, Solid di Level Menengah Atas
Pada bulan Februari, Raducanu menambah pencapaian penting dengan menempati posisi runner-up di WTA 500 Dubai.
Ia memperlihatkan ketahanan mental yang kuat, terutama dalam pertandingan semifinal yang berlangsung tiga set selama lebih dari dua jam.
Di turnamen ini, servisnya kembali konsisten, sementara akurasi pukulan baseline meningkat tajam. Meskipun gagal merebut gelar setelah dikalahkan unggulan tertinggi, performanya tetap mendapat banyak pujian dari para analis dan legenda tenis.
4. Perempat Final Indian Wells, Stabil di Masters 1000
Masuk ke tur Amerika Serikat, Raducanu juga tampil baik di Indian Wells, salah satu turnamen bergengsi kategori WTA 1000. Ia berhasil mencapai perempat final dengan mengalahkan dua pemain peringkat 10 besar.
Dalam turnamen ini, Raducanu memperlihatkan kontrol permainan yang lebih dewasa.
Ia lebih tenang ketika menghadapi reli panjang dan mampu memanfaatkan kesempatan untuk menyerang tanpa terburu-buru. Penampilannya juga memperlihatkan peningkatan stamina yang signifikan dibandingkan dua musim sebelumnya.
5. Tampil Kompetitif di Musim Tanah Liat
Pada ayunan turnamen tanah liat, Raducanu tidak meraih gelar, tetapi konsistensinya tetap terlihat.
Ia mencapai babak keempat Roland Garros 2025, sebuah prestasi yang cukup mengesankan mengingat permukaan tanah liat bukan gaya permainan utamanya.
Di Paris, Raducanu menunjukkan kemampuan adaptasi dengan reli panjang dan tembakan topspin yang lebih matang. Meski akhirnya tersingkir dari unggulan ketiga turnamen, Raducanu tetap memetik banyak pengalaman berharga.
6. Babak Keempat Wimbledon, Kembali Tuai Dukungan Publik Inggris
Sebagai turnamen rumahnya, Wimbledon selalu menjadi panggung istimewa bagi Raducanu. Pada edisi 2025, ia berhasil mencapai babak keempat.
Penampilannya di Centre Court mendapat sambutan hangat dari publik Inggris yang rindu melihatnya tampil kompetitif di rumah sendiri.
Meskipun langkahnya terhenti, banyak yang menilai bahwa Raducanu kini jauh lebih matang secara mental. Ia tidak lagi bermain terburu-buru dan mampu tetap tenang di momen-momen kritis.
7. Gelar Kedua Musim Ini: Juara WTA 500 Tokyo
Pada tur Asia, Raducanu mencetak prestasi penting dengan meraih gelar WTA 500 Tokyo.
Gelar ini menjadi bukti bahwa ia bukan hanya mampu bersaing, tetapi juga bisa mendominasi ketika berada dalam kondisi terbaik.
Final di Tokyo berlangsung sengit, tetapi Raducanu tampil percaya diri dan menutup pertandingan dengan kemenangan dua set langsung.
Dengan dua gelar dan beberapa hasil signifikan di turnamen besar, Raducanu kembali menembus peringkat 15 besar WTA pada akhir musim 2025, pencapaian terbaiknya sejak menjuarai US Open 2021.
Perjalanan Raducanu pada musim 2025 tidak hanya soal statistik, tetapi juga tentang transformasi mental dan fisik. Setelah hampir dua tahun bergelut dengan cedera pergelangan tangan dan pergelangan kaki, Emma menemukan kembali ritme permainannya.
Beberapa analis menilai bahwa perubahan tim pelatih serta fokus pada manajemen fisik menjadi kunci utama kebangkitannya. Raducanu pun semakin dewasa dalam menghadapi tekanan media maupun harapan publik.
Bagi banyak penggemar tenis, unggahan ulang tahun ke-23 yang mendapatkan “like” dari Novak Djokovic menjadi simbol dukungan dari sesama atlet top dunia.
Bahkan, beberapa menyebut bahwa Djokovic mungkin melihat refleksi perjuangannya sendiri pada sosok Raducanu: seorang pekerja keras, rendah hati, dan tidak pernah berhenti berusaha kembali ke puncak.
Dengan pencapaian gemilang sepanjang 2025, banyak pihak memprediksi Raducanu akan menjadi kandidat kuat peraih gelar Grand Slam dalam dua musim ke depan.
Konsistensi, stabilitas fisik, dan kedewasaan mental telah membentuk fondasi baru bagi kariernya.
Jika Raducanu mampu mempertahankan performa sepanjang 2026, ia berpeluang kembali masuk jajaran 10 besar dunia dan menjadi salah satu wajah utama WTA Tour.
Untuk saat ini, unggahan ulang tahun ke-23 yang sederhana namun hangat itu seolah menjadi penanda babak baru dalam hidup dan kariernya, sebuah perjalanan yang dimulai lagi dengan syukur, senyum, dan dukungan dari seluruh dunia.



















