TOPMEDIA – Banyak orang pasti bertanya-tanya apa itu Puskas Award dan geliat penghargaan dengan dan atas nama itu. Dalam pertandingan Persija Jakarta vs Arema FC, gol indah yang dicetak Rizky Ridho berhasil masuk nominasi Puskás Award. Gol ini akan bersaing dengan 10 gol indah lainnya di tahun 2025.
Lantas, apa itu Puskás Award? Puskás Award adalah penghargaan untuk kategori gol terindah yang tercipta dalam laga sepakbola setiap tahun.
Perhitungan tahun ini didasarkan pada kalender tahunan, bukan kalender kompetisi yang berbeda. Penghargaan ini diberikan oleh FIFA dan mulai diselenggarakan sejak 20 Oktober 2009.
FIFA setiap tahun mengumumkan 3 finalis dan pemenangnya dalam ajang The Best FIFA Football Awards. Puskás Award dapat diberikan kepada pria atau wanita, dengan syarat memiliki keindahan dan estetika tersendiri dalam mencetak gol.
Berikut ulasan lengkap terkait sejarah, kriteria, dan daftar pemenangnya dari tahun ke tahun.
Sejarah Puskás Award
Puskás Award digagas pertama kali oleh Mantan Presiden FIFA Joseph Sepp Blatter pada 20 Oktober 2009. Penghargaan ini bertujuan untuk menghormati Ferenc Puskás, seorang striker legendaris Real Madrid era 1950-1960-an paling kuat dan produktif kala itu.
Puskás adalah pemain berkebangsaan Hungaria, didaulat Federasi Internasional Sejarah Sepak Bola & Statistik (IFFHS) pada 1997 sebagai pencetak gol terbaik sepanjang abad ke-20. Ferenc Puskás berhasil mencetak 806 gol dalam 793 pertandingan dan 86 gol dalam pertandingan nasional.
Christiano Ronaldo menjadi orang pertama yang menerima penghargaan tersebut. Saat itu, Christiano Ronaldo mendapatkan penghargaan tersebut dalam seremoni FIFA World Player of The Year pada 21 Desember 2009 di Swiss.
Di tahun-tahun berikutnya, Lionel Messi masuk dengan 7 kali nominasi dan menjadi pemegang rekor terbanyak untuk FIFA Puskás Award.
Kriteria Penilaian Puskás Award
Puskás Award memiliki kriteria penilaian sendiri untuk gol indah yang masuk nominasi, diantaranya gol yang tercipta harus merupakan gol yang benar-benar indah. Penilaian ini bersifat subjektif dan diputuskan melalui pemungutan suara serta penilaian para ahli.
Rentang gol yang dihasilkan harus meliputi tendangan jarak jauh, gol tim, tendangan salto, tendangan individu, tendangan kalajengking, dan lainnya.
Penghargaan ini diberikan kepada pemain tanpa membedakan kejuaraan maupun kewarganegaraan.
Gol yang dihasilkan bukan merupakan hasil keberuntungan, kesalahan, atau defleksi pemain lain atau pemain yang berada dalam posisi offside.
Gol harus mendukung fair play, melalui open play yaitu pemain tidak boleh berperilaku buruk atau misalnya pernah didakwa melakukan doping. Pemain tidak boleh dinominasikan ke dalam dua gol yang berbeda.
Daftar Pemenang dari Tahun ke Tahun
Setelah Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, nama-nama besar turut mengisi daftar pemenang Puskás Award di tahun-tahun berikutnya, seperti Neymar (2011) dan Mohamed Salah (2018). Berikut daftar pemenang Puskás Award dari tahun ke tahun:
2009: Cristiano Ronaldo (Manchester United)
2010: Hamit Altıntop (Turki)
2011: Neymar (Santos)
2012: Miroslav Stoch (Fenerbahçe)
2013: Zlatan Ibrahimović (Swedia)
2014: James Rodriguez (Kolombia)
2015: Wendell Lira (Goianésia)
2016: Mohd Faiz Subri (Penang FC)
2017: Olivier Giroud (Arsenal)
2018: Mohamed Salah (Liverpool)
2019: Dániel Zsóri (Debrecen)
2020: Son Heung-min (Tottenham Hotspur)
2021: Erik Lamela (Tottenham Hotspur)
2022: Marcin Oleksy (Warta Poznań)
2023: Guilherme Madruga (Botafogo-SP)
2024: Alejandro Garnacho (Manchester United)
Demikianlah ulasan lengkap terkait sejarah, kategori, hingga daftar nama pemenang Puskás Award dari tahun ke tahun. (*)



















