Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
SPORTAINMENT

Gandeng Mayapada Hospital, Persebaya Terapkan Ekosistem Sport Medicine Terintegrasi Pertama di Indonesia

×

Gandeng Mayapada Hospital, Persebaya Terapkan Ekosistem Sport Medicine Terintegrasi Pertama di Indonesia

Sebarkan artikel ini
Persebaya didukung oleh tim multidisiplin dari Sports Injury Treatment & Performance Center (SITPEC) Mayapada Hospital Surabaya yang melibatkan 20 dokter spesialis dari berbagai bidang. (Foto: Istimewa)
toplegal

Persebaya Terapkan Ekosistem Sport Medicine Terintegrasi Pertama di Indonesia

TOPMEDIA, SURABAYA – Menyongsong kompetisi Super League 2026/2027, Persebaya Surabaya menerapkan ekosistem kedokteran olahraga terintegrasi yang diklaim sebagai yang pertama di Indonesia.

HALAL BERKAH

Konsep kolaborasi ini terinspirasi setelah Tim Dokter Persebaya menghadiri Isokinetic Conference FIFA di Madrid, Spanyol, pada tahun 2025. Dalam pertemuan itu, ia mengamati bagaimana klub-klub papan atas Eropa menjalin kemitraan erat dengan rumah sakit sebagai bagian dari sistem pendukung tim.

Kepala Tim Dokter Persebaya Surabaya, dr. Pratama Wicaksana Wijaya atau yang akrab disapa dr Tommy, menjelaskan kerja sama dengan Mayapada Hospital Surabaya sebagai Official Medical Partner memungkinkan seluruh proses kesehatan atlet berjalan lebih efektif karena terhubung dalam satu sistem.

Baca Juga:  Jadi Proyek Jangka Panjang Green Force: Persebaya Resmi Ikat Francisco Rivera hingga 2029

Pendekatan ini memastikan penanganan yang lebih cepat, akurat, dan terukur, sekaligus memudahkan pemantauan kondisi secara berkelanjutan demi mendukung keputusan terkait kebugaran dan kesiapan bertanding.

“Dengan sistem terintegrasi, seluruh proses mulai dari diagnosis, penanganan, rehabilitasi, hingga pemantauan kondisi dapat berjalan dalam satu alur yang berkesinambungan,” ungkap dr Tommy, Kamis (25/6).

Manfaat kerja sama ini pun langsung dirasakan para pemain. Salah satu pendatang baru Persebaya, Dicky Kurniawan, mengaku terkesan dengan fasilitas dan layanan medis yang diterimanya saat menjalani pemeriksaan kesehatan. Baginya, sistem ini memberikan rasa aman karena seluruh kebutuhan medis ditangani secara menyeluruh dengan dukungan teknologi terkini.

“Pemeriksaan kesehatan yang saya lalui di Mayapada Hospital sangat lengkap. Belum pernah saya dapatkan ketika masih membela klub lain,” ujar Dicky.

Baca Juga:  Arsenal Akhiri Penantian 22 Tahun! The Gunners Juara Liga Inggris 2025/2026

Sementara itu, Direktur Persebaya Surabaya, Candra Wahyudi, menyatakan kerja sama ini lahir dari kesamaan visi untuk menghadirkan standar pelayanan kesehatan atlet yang lebih modern, komprehensif, dan berjangka panjang.

Melalui kemitraan ini, Persebaya didukung oleh tim multidisiplin dari Sports Injury Treatment & Performance Center (SITPEC) Mayapada Hospital Surabaya, yang melibatkan 20 dokter spesialis dari berbagai bidang.

Cakupan layanannya tidak hanya terbatas pada penanganan cedera, tetapi juga mencakup pencegahan berbasis data, identifikasi risiko, peningkatan performa, pemulihan, hingga pemantauan kondisi sepanjang musim kompetisi.

“Kami ingin melangkah lebih jauh dengan membangun sebuah ekosistem, di mana para dokter spesialis menjadi bagian dari sistem pendukung Persebaya dan terintegrasi dengan tim medis klub,” tutur Candra.

Baca Juga:  Lawan PSS Bukan Sekadar Launching Tim

Dengan adanya sistem ini, Persebaya berharap dapat menciptakan standar baru dalam pengelolaan kesehatan atlet di Indonesia.

Dukungan medis yang terpadu diharapkan membuat seluruh pemain mendapatkan pendampingan terbaik, sehingga mampu tampil maksimal, berkembang secara berkelanjutan, serta mengharumkan nama Surabaya dan para pendukung Bonek serta Bonita di musim mendatang. (*)

TEMANISHA.COM