TOPMEDIA – Sebagai langkah mencetak sumber daya manusia (SDM)yang produktif dan mandiri, jiwa kewirausahaan penting untuk dibangun sejak dini.
Hal inilah yang disampaikan Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti Widya Putri dalam kuliah umum bertajuk Young Entrepreneurs: Challenges and Opportunities di Universitas Ciputra (UC), Surabaya, Rabu (29/4/2026).
Roro menegaskan bahwa passion bisa menjadi titik awal usaha, namun keberanian mengambil langkah pertama adalah kunci.
“Mahasiswa harus berani memulai dan jangan lupa untuk terus belajar. Kalian bisa berkonsultasi dengan orang lain yang sudah mengerti, membaca buku, dan mempelajari hal-hal baru lainnya,” ujarnya.
Campuspreneur: Program Wirausaha dari Kampus
Dalam kesempatan tersebut, Roro memperkenalkan program Campuspreneur, yang dirancang untuk melahirkan wirausahawan muda dari lingkungan kampus. Program ini mencakup pelatihan, kurasi produk, hingga pembukaan akses pasar domestik dan global.
“Lewat Campuspreneur, perguruan tinggi dapat menjadi inkubator wirausaha. Kami membantu pelaku usaha terhubung dengan ritel modern di dalam negeri, dan untuk ekspor tersedia fasilitas melalui Atase Perdagangan maupun Indonesia Trade Promotion Center,” jelasnya.
Rektor UC Surabaya, Wirawan Endro Dwi Radianto, menyambut baik inisiatif tersebut. “Kami memiliki komitmen kuat melalui pembelajaran berbasis praktik, pengalaman (experiential learning), dan pendidikan penelitian (research education),” tegasnya.
Antusiasme mahasiswa terlihat jelas. Christopher Bryan, mahasiswa Fakultas Psikologi UC sekaligus pelaku usaha di bidang investasi, mengaku mendapatkan wawasan baru.
“Pendekatan yang disampaikan menjadi bekal penting bagi saya untuk mengembangkan usaha ke depannya. Keterbatasan modal bukanlah penghalang utama, asalkan ada kemauan untuk terus belajar,” ungkap Christopher.
Sebelum kuliah umum, Roro juga mengunjungi Apple Developer Academy di lingkungan UC untuk melihat fasilitas inovasi digital.
Dengan dorongan kewirausahaan sejak dini dan dukungan program Campuspreneur, pemerintah berharap lahir generasi muda yang mampu bersaing di pasar global. (*)



















