TOPMEDIA-Harapan Nottingham Forest untuk melangkah jauh di UEFA Europa League tetap terbuka setelah mereka menahan imbang tuan rumah FC Porto dengan skor 1-1 pada leg pertama perempat final.
Hasil imbang tersebut terbilang menguntungkan bagi Forest, mengingat mereka sempat tertinggal lebih dulu di markas Porto yang merupakan pemuncak klasemen Primeira Liga.
Porto membuka keunggulan cepat melalui gol William Gomes pada menit awal. Gol tersebut lahir dari skema serangan rapi yang diawali umpan tumit Pablo Rosario, sebelum bola diteruskan Gabriel Veiga ke depan gawang dan diselesaikan William di tiang jauh.
Namun keunggulan Porto tak bertahan lama. Hanya dua menit berselang, Forest mendapat keberuntungan besar setelah bek Porto, Martim Fernandes, melakukan kesalahan fatal. Ia mengirim umpan balik dari jarak sekitar 25 yard tanpa melihat posisi kiper Diogo Costa, yang justru membuat bola meluncur masuk ke gawang sendiri.
Gol bunuh diri tersebut menjadi titik balik bagi Forest untuk kembali menguasai permainan dan menjaga peluang mereka tetap hidup jelang leg kedua.
Di babak kedua, Forest sempat mengira berhasil membalikkan keadaan lewat gol Igor Jesus pada menit ke-63. Namun, gol tersebut dianulir setelah tinjauan VAR menyatakan terjadi handball dalam proses gol.
Meski tampil dengan banyak perubahan pemain, Forest tetap mampu bertahan dari tekanan Porto. Peran penjaga gawang Stefan Ortega menjadi kunci setelah ia melakukan sejumlah penyelamatan penting, termasuk menepis peluang berbahaya dari William dan sepakan melengkung Deniz Gül yang nyaris berbuah gol.
Sepanjang laga, Porto terus menekan demi mengamankan keunggulan di leg pertama. Namun upaya mereka belum membuahkan hasil, termasuk saat tembakan Victor Froholdt hanya melebar tipis dari sasaran.
Pelatih Forest, Vitor Pereira, melakukan sembilan perubahan susunan pemain dibanding laga terakhir di Premier League melawan Tottenham Hotspur sebelum jeda internasional. Keputusan itu diambil untuk menjaga kebugaran pemain utama jelang laga penting menghadapi Aston Villa akhir pekan ini.
Salah satu pemain yang kembali tampil adalah Chris Wood, yang menjalani laga perdananya sejak pertengahan Oktober usai pulih dari cedera lutut.
Pertandingan ini juga menjadi momen bersejarah bagi Forest karena merupakan penampilan pertama mereka di babak perempat final kompetisi Eropa sejak kalah dari Bayern Munich di ajang UEFA Cup sekitar 30 tahun lalu.
Dengan skor imbang 1-1, peluang Forest untuk melaju ke semifinal kini terbuka lebar. Laga leg kedua akan digelar di kandang mereka, City Ground, pekan depan.
Jika mampu meraih kemenangan di kandang sendiri, Forest berpotensi menghadapi Aston Villa di babak semifinal. Peluang itu terbuka setelah Villa meraih kemenangan pada leg pertama melawan Bologna.
Hasil imbang di Portugal ini menjadi modal penting bagi Forest untuk menuntaskan misi besar mereka—melangkah lebih jauh di Liga Europa dan kembali mencatat sejarah baru di pentas Eropa.



















