Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
SPORTAINMENT

Tavarez Akui Anak Asuhnya Buruk di Akurasi dan Penyelesaian Akhir

×

Tavarez Akui Anak Asuhnya Buruk di Akurasi dan Penyelesaian Akhir

Sebarkan artikel ini
toplegal

TOPMEDIA – Akhirnya Persebaya kembali menang setelah dua laga sebelumnya menderita kekalahan.

Bajul Ijo berhasil mengamankan tiga poin penuh di pekan ke-23 kontra Pasukan Ramang, PSM Makasar, Rabu (25/2/2026).

HALAL BERKAH

Gol semata wayang dicetak pemain asal Timor Leste, Gali Frietas di menit ke-27, sepakan ke sudut kanan gawang yang dijaga Reza Arya Pratama.

Persebaya banyak melakukan perubahan strategi dari dua laga sebelumnya yang banyak melakukan long ball.

Tavarez menjelaskan bagaimana anak asuhnya sebenarnya memiliki banyak peluang, namun buruk di finishing atau akurasi.

“Kami bermain bagus di babak pertama. Banyak peluang, banyak tembakan ke gawang. Tapi akurasinya kurang bagus. Saya pikir mungkin total ada 20 tembakan ke gawang, tetapi hanya tiga yang tepat sasaran. Tapi saya menyukai tim ini” jawab Tavarez di post match press conference.

“Seperti yang Anda lihat, kami memiliki banyak pemain yang tidak dapat membantu kami karena cedera. Kami perlu menempatkan beberapa pemain di posisi yang berbeda, tetapi penampilan para pemain ini bagus dan tim bekerja keras dengan bola maupun tanpa bola”

Baca Juga:  Persija Datangkan Striker Timnas Mauro Zijlstra, Bangun Target Ambisius

“Saya senang melihat ini dan sekarang kita perlu memulihkan diri dan mulai mempersiapkan pertandingan berikutnya” ungkapnya.

Tavarez kemudian menceritakan tentang bagaimana dirinya melihat tim berjuluk Juku Eja hari ini.

“Saya ingin mengatakan satu hal, semua orang tahu bahwa PSM Makassar adalah klub terakhir saya. Saya ingin mengucapkan semoga sukses kepada PSM Makassar di pertandingan selanjutnya, karena banyak pemain atau hampir semua pemain yang ada di sana adalah pemain yang saya pilih dan kami bersama selama tiga tahun, kadang bersama kadang tidak, dan kami adalah keluarga” paparnya.

“Saya sangat menghormati mereka, tetapi sekarang saya memiliki keluarga baru di sini dan saya juga ingin melakukan hal-hal baik bersama di sini. Tapi saya ingin menyampaikan pesan kepada para pendukung PSM Makassar. Dukung tim Anda”.

“Dan, datanglah ke Parepare di pertandingan selanjutnya untuk mendukung mereka” sambung Tavarez.

Baca Juga:  Erick Thohir Minta Suporter Harus Bangkit, Tragedi Kanjuruhan Jadi Pelajaran Abadi

TAKTIK BERBEDA

Di laga klasik ini, Persebaya merubah gaya bermain bola panjang saat melawan Persijap Jepara. Namun, Tavarez justru mengakui bahwa saat di Jepara anak asuhnya bermain bola panjang yang tak perlu.

“Karena pada pertandingan terakhir melawan Persijap Jepara, kami banyak melakukan umpan panjang yang sebenarnya tidak perlu. Kami menempatkan bola di depan dan itu memudahkan mereka untuk menghalaunya” jelasnya.

Kemudian, pelatih 46 tahun itu menceritakan pendekatan personal dirinya pada pemain untuk menjelaskan pola dan permainan bola panjang.

“Tujuannya adalah untuk meningkatkan, mengembangkan, dan menjelaskan kepada mereka ke mana bola seharusnya diarahkan. Tetapi kita juga perlu jujur. Kualitas lapangan rumput kita jauh lebih baik daripada lapangan rumput Jepara” ungkapnya.

“Orang-orang yang melihat dari sini mungkin tidak melihat, tetapi sangat sulit untuk melakukan sentuhan pertama dengan bola di Jepara, di sini mudah, tetapi di sana sulit. Tetapi saya sangat senang bahwa para pemain mengerti dan kami menciptakan banyak peluang dengan bola di tanah” jelasnya.

Baca Juga:  17 Negara Amankan Tiket Piala Dunia 2026

Tavarez juga mengungkapkan bahwa bola panjang juga membutuhkan akurasi. ” Tetapi akurasi umpan harus bagus. Tetapi hari ini saya pikir tim menunjukkan kepada semua orang bahwa kita dapat bermain dengan umpan pendek, umpan panjang dengan bola menyusur tanah, dan umpan lambung. Jadi saya senang bahwa para pemain melakukan hal-hal baik hari ini” lanjutnya.

“Dan sebagai pelatih, sangat berbeda melatih tim yang menang daripada sebaliknya, melatih tim yang kalah yang tidak memiliki kepercayaan diri” terang Tavarez.

“Jadi, saya berharap dengan kemenangan ini para pemain mendapatkan lebih banyak kepercayaan diri, karena pertandingan berikutnya melawan Persib Bandung adalah melawan juara bertahan dan semua orang melihat skuad bagus yang mereka miliki”

“Kita perlu fokus dengan sikap yang sama seperti hari ini agar kita bisa bermain bagus melawan Persib Bandung” pungkasnya. (*)

TEMANISHA.COM