Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
LIFESTYLE

Tak Direncanakan, Siti Badriah Ungkap Alasan Jalani Mommy Surgery Saat Liburan di Korea

×

Tak Direncanakan, Siti Badriah Ungkap Alasan Jalani Mommy Surgery Saat Liburan di Korea

Sebarkan artikel ini
toplegal

TOPMEDIA – Pedangdut Siti Badriah kembali menjadi sorotan setelah secara jujur membagikan pengalaman pribadinya menjalani operasi payudara di Korea Selatan. Yang menarik, keputusan tersebut sama sekali tidak direncanakan sejak awal dan terjadi secara spontan di sela agenda liburannya.

Dalam sebuah wawancara di YouTube Trans 7 pada Kamis (5/2/2026), perempuan yang akrab disapa Sibad itu mengungkapkan bahwa keberangkatannya ke Korea Selatan semula hanya untuk keperluan perawatan ringan. Sama sekali tidak terlintas di benaknya untuk menjalani tindakan operasi besar.

HALAL BERKAH

Awalnya, istri aktor Krisjiana Baharudin itu hanya berniat melakukan perawatan kebugaran seperti stem cell dan fat graft. Menurutnya, tujuan utama perjalanan tersebut hanyalah untuk menjaga kesehatan tubuh, bukan untuk menjalani prosedur bedah.

“Aku tadinya cuma mau perawatan stem cell, fat graft, yang ringan-ringan aja,” ujarnya.

Namun rencana sederhana itu berubah ketika ia bertemu dan berkonsultasi langsung dengan dokter di Korea Selatan. Dari pertemuan tersebut, muncul opsi perawatan lain yang sebelumnya tidak pernah ia pikirkan.

Baca Juga:  Dari Legenda ke Lifestyle: Monumen Ayam Jago Jadi Destinasi Baru di Surabaya

Sibad kemudian menceritakan momen saat dirinya ditangani oleh seorang dokter bernama Dr. Kim. Dari diskusi singkat itulah, dokter menawarkan prosedur yang dikenal sebagai mommy surgery.

“Tiba-tiba ketemu sama dr. Kim, terus beliau nawarin mommy surgery,” tuturnya.

Ia pun menjelaskan bahwa mommy surgery merupakan tindakan medis yang umumnya ditujukan bagi perempuan yang telah melahirkan dan mengalami perubahan bentuk tubuh, terutama di area payudara. Prosedur ini bertujuan untuk mengencangkan kembali bagian tubuh yang mengalami penurunan setelah kehamilan dan menyusui.

“Biasanya buat ibu-ibu yang sudah punya anak, karena kan bentuknya turun, jadi dilakukan lifting,” jelasnya.

Setelah mendapat penjelasan medis dan mempertimbangkan kondisinya, Siti Badriah akhirnya memutuskan untuk menjalani prosedur tersebut.

Usai operasi, Sibad mengaku proses pemulihannya berjalan cukup cepat dan tidak menimbulkan rasa sakit yang berarti. Ia menyebut dalam waktu sekitar satu minggu, kondisinya sudah kembali normal dan bisa beraktivitas seperti biasa.

Baca Juga:  Padel: Olahraga Asal Meksiko yang Banyak Digandrungi Pesohor

“Seminggu udah copot jahitan, terus udah bisa ngapa-ngapain,” katanya.

Ia bahkan menyebut tidak merasakan nyeri berlebihan selama masa penyembuhan. Hal itu membuatnya merasa tenang dan bersyukur atas hasil operasi yang dijalaninya.

“Sebenarnya habis operasi juga aku udah bisa aktivitas, alhamdulillah enggak sakit sama sekali,” tambahnya.

Saat disinggung soal biaya operasi di Korea Selatan, Siti Badriah memilih tidak mengungkapkan secara rinci. Ia hanya memberi jawaban singkat tanpa menyebut angka pasti.

“Ada lah, segitu,” ujarnya sambil tersenyum.

Mengenai perawatan lanjutan, ibu dua anak itu mengaku masih mempertimbangkannya. Beberapa prosedur, seperti fat transfer, disebut memerlukan kunjungan ulang ke Korea Selatan, sehingga belum tentu akan ia lakukan dalam waktu dekat.

“Kalau fat transfer kan harus balik lagi,” katanya.

Meski demikian, Sibad tidak sepenuhnya menutup kemungkinan untuk kembali melakukan perawatan tertentu. Ia menyebut area dahi masih menarik perhatiannya, sementara bagian wajah lain seperti pipi belum menjadi prioritas.

Baca Juga:  Shin Tae-yong Terancam Skors Jika Terbukti Tampar Pemain Ulsan HD

“Kalau jidat kayaknya mau lagi, tapi kalau pipi enggak,” ungkapnya.

Sementara itu, untuk prosedur lain, ia menegaskan belum berencana melanjutkannya dalam waktu dekat.

“Yang lain kayaknya enggak dulu,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Siti Badriah juga menanggapi kekhawatiran banyak ibu mengenai dampak operasi payudara terhadap kualitas ASI. Ia menyampaikan bahwa secara medis, prosedur tersebut tidak memengaruhi kualitas ASI.

“Kata dokter sih sebenarnya enggak mengganggu kualitas ASI,” katanya.

Meski begitu, ia menegaskan bahwa saat menjalani mommy surgery, dirinya sudah tidak berada dalam masa menyusui. Hal tersebut membuatnya lebih mantap dalam mengambil keputusan.

“Tapi aku waktu itu memang sudah enggak menyusui lagi,” pungkasnya.

Pengakuan terbuka Siti Badriah ini pun menuai beragam respons dari publik. Banyak yang penasaran dengan pengalamannya, tak sedikit pula yang memberikan dukungan atas keterbukaannya berbagi kisah personal kepada masyarakat. (*)

TEMANISHA.COM