Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
TOP FIGURES

Sha Ine Febriyanti: Aktris Senior Indonesia yang Konsisten Berkarya di Teater dan Film

×

Sha Ine Febriyanti: Aktris Senior Indonesia yang Konsisten Berkarya di Teater dan Film

Sebarkan artikel ini
Sha Ine Febriyanti, aktris senior Indonesia yang dikenal totalitas dalam berperan. (Foto: Instagram/@inefebriyanti)
toplegal

TOPMEDIA – Sha Ine Febriyanti adalah aktris senior Indonesia yang dikenal dengan totalitasnya dalam berperan dan konsistensinya menekuni dunia teater. Sejak awal kariernya di tahun 1990-an, ia terus berkarya sebagai aktris, pemain teater, produser, hingga sutradara.

Dedikasinya menjadikan Ine salah satu sosok penting dalam perkembangan seni peran Indonesia, baik di panggung maupun layar lebar.

HALAL BERKAH

Alih-alih dominan di satu genre, Sha Ine Febriyanti merupakan salah satu aktris yang selalu hadir lewat peran-peran yang berbeda di setiap filmnya. Mulai drama romantis, sejarah, protagonis hingga antagonis semua pernah dia perankan.

“Aku tipe orang yang lebih memilih jadi figuran tapi perannya luar biasa ketimbang jadi pemeran utama tapi perannya biasa saja,” ujar Ine dalam suatu wawancara.

Perjalanan Karier

Sha Ine memulai karier sebagai model setelah meraih juara kedua dalam ajang Cover Girl Majalah Mode tahun 1992.

Baca Juga:  Viral Karena Wajah Bopeng, Wulan Guritno Kembali Semangat Perawatan

Dari dunia modeling, ia kemudian menapaki jalur seni peran dengan membintangi sinetron Darah Biru (1995) dan serial televisi Siluet (1996) yang disutradarai Aria Kusumadewa.

Sejak itu, Ine semakin aktif di dunia seni peran, khususnya teater. Ia dikenal sebagai aktris yang selalu totalitas dalam setiap peran, bahkan terlibat dalam produksi sebagai produser dan sutradara. Konsistensinya membuat namanya dihormati di kalangan seniman teater Indonesia.

Teater menjadi ruang utama bagi Sha Ine untuk menyalurkan energi kreatifnya. Ia terlibat dalam berbagai pementasan besar, baik sebagai pemain maupun pengarah.

Tak hanya sebagai aktris, Sha Ine Febriyanti juga menggeluti dunia teater hingga menjadi produser dan sutradara. (Foto: Instagram/@inefebriyanti)

Totalitasnya terlihat dari cara ia mendalami karakter, riset mendalam sebelum pementasan, hingga keberanian mengeksplorasi isu-isu sosial dan budaya melalui panggung.

“Saya tidak bisa lepas dari teater. Panggung adalah ruang di mana saya bisa menyalurkan energi, belajar, dan terus tumbuh sebagai manusia,” tuturnya.

Selain teater, Sha Ine juga tampil di sejumlah film layar lebar yang memperkuat reputasinya sebagai aktris dengan kemampuan akting mendalam.

Baca Juga:  Sabrina Alatas, Chef Yang Belakangan Viral Dikaitkan Bersama Hamish Daud

Beberapa film yang pernah ia mainkan antara lain Mata Tertutup (2012), film yang mengangkat isu radikalisme dan keluarga.

Kemudian 27 Steps of May (2018), drama psikologis yang mendapat banyak pujian kritikus. Bumi Manusia (2019), dia berperan sebagai Nyai Ontosoroh dalam film sejarah dan kepahlawanan tersebut.

Budi Pekerti (2023) juga nenjadi salah satu film terbaiknya, yang menyoroti isu sosial dan pendidikan. Selain itu masih banyak film-film lain yang dibintanginya.

Film-film tersebut menunjukkan keberanian Ine memilih proyek yang sarat pesan moral dan relevan dengan kondisi masyarakat.

Selain berakting, Sha Ine juga terjun sebagai produser dan sutradara. Ia memproduksi sejumlah pementasan teater yang mengangkat isu-isu sosial, budaya, dan kemanusiaan.

Perannya sebagai sutradara menunjukkan kepiawaiannya dalam mengarahkan aktor, membangun narasi, serta menghadirkan pertunjukan yang menyentuh penonton.

Baca Juga:  Konsep Rantau Minang di Jepang ala Uda Jon

Kehidupan Pribadi

Sha Ine menikah dengan Yudi Datau, seorang sinematografer, pada tahun 2003. Mereka dikaruniai tiga anak, salah satunya Aisha Nurra Datau, yang juga ikut terjun ke dunia akting.

Ia juga memiliki hubungan keluarga dengan sejumlah figur publik, seperti Yuni Shara dan Krisdayanti yang merupakan sepupunya.

Meski sibuk dengan dunia seni, Sha Ine tetap menekankan pentingnya pendidikan dan pengembangan diri.

Ia dikenal aktif dalam kegiatan sosial, termasuk menjadi Humanitarian Ambassador bersama Raslina Rasidin.

Sha Ine Febriyanti adalah sosok aktris senior yang membuktikan bahwa seni peran bukan sekadar profesi, melainkan panggilan hidup.

Dengan perjalanan panjang sebagai aktris, pemain teater, produser, dan sutradara, ia terus menginspirasi generasi baru untuk mencintai seni dengan sepenuh hati.

Totalitasnya dalam berperan menjadikan Sha Ine sebagai salah satu ikon seni peran Indonesia yang tak tergantikan. (*)

TEMANISHA.COM