Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
EDUTECH

5 Kebiasaan Sepele Pengguna Laptop di Kafe yang Mengancam Data Pribadi

×

5 Kebiasaan Sepele Pengguna Laptop di Kafe yang Mengancam Data Pribadi

Sebarkan artikel ini
toplegal

TOPMEDIA – Bekerja atau sekadar mengerjakan tugas di kafe memang punya daya tarik tersendiri. Suasana yang estetik, aroma kopi yang menenangkan, hingga koneksi internet gratis seringkali jadi alasan utama kenapa work from cafe (WFC) jadi gaya hidup favorit generasi Z dan Millennial saat ini. Duduk berjam-jam di pojokan kafe dengan laptop kesayangan rasanya memang bisa meningkatkan produktivitas berkali-kali lipat.

Namun, di balik kenyamanan tersebut, banyak dari kita yang seringkali terlalu santai hingga melupakan aspek keamanan digital. Tanpa disadari, ada beberapa kebiasaan yang dianggap sepele padahal bisa menjadi pintu masuk bagi para pelaku kejahatan siber untuk mengintip data pribadi kamu.

HALAL BERKAH

1. Langsung Terkoneksi ke Wi-Fi Publik Tanpa VPN
Fasilitas Wi-Fi gratis memang menggoda, tapi jaringan terbuka tanpa kata sandi adalah “ladang emas” bagi peretas. Saat kamu terhubung ke jaringan publik, data yang kamu kirimkan—seperti username atau password—bisa disadap dengan teknik man-in-the-middle. Selalu gunakan VPN (Virtual Private Network) untuk mengenkripsi koneksi kamu agar jalur data tetap aman dari mata-mata nakal.

Baca Juga:  5 Keunggulan Snapdragon 8 Gen 5 yang Bikin Gaming & Multitasking Kamu Level Up

2. Membiarkan Layar Terbuka Saat Pergi ke Toilet
Mungkin kamu merasa kafe tersebut aman karena banyak orang atau ada CCTV. Tapi, meninggalkan laptop dalam kondisi layar menyala saat memesan kopi tambahan atau ke toilet adalah kesalahan fatal. Cukup butuh waktu 30 detik bagi orang asing untuk menancapkan USB berbahaya atau sekadar melihat informasi sensitif di layar kamu. Biasakan melakukan lock screen (Win + L atau Command + Control + Q) setiap kali beranjak dari kursi.

3. Mengabaikan “Shoulder Surfing” atau Intipan Tetangga Meja
Istilah shoulder surfing merujuk pada tindakan orang di sekitar yang sengaja atau tidak sengaja mengintip layar laptop kamu. Di kafe yang padat, jarak antar meja seringkali sangat dekat. Kamu tidak pernah tahu apakah orang di belakangmu sedang memperhatikan saat kamu mengetikkan PIN bank atau alamat rumah. Menggunakan privacy screen filter pada layar laptop bisa jadi solusi jitu untuk menjaga privasi di tempat umum.

Baca Juga:  5 Alasan Kenapa Brand HP Tiongkok Bisa Sukses Mendominasi Pasar Global

4. Mengisi Daya di Port USB Sembarangan
Beberapa kafe menyediakan charging station berupa port USB langsung di meja. Meski praktis, ada risiko yang disebut juice jacking. Port USB tersebut bisa saja sudah dimodifikasi untuk menyalin data dari perangkat yang terhubung. Lebih aman jika kamu selalu membawa adaptor sendiri dan mencolokkannya langsung ke stopkontak listrik, bukan ke port USB publik.

5. Membiarkan Bluetooth dan Fitur Sharing Tetap Aktif
Fitur seperti AirDrop atau file sharing di Windows seringkali tetap menyala secara otomatis. Jika pengaturannya disetel ke “Everyone”, siapapun di dalam kafe bisa mengirim file sampah atau mencoba mengakses folder publik di laptopmu. Pastikan untuk mematikan Bluetooth dan fitur berbagi file jika tidak sedang digunakan untuk menutup celah akses ilegal.

Baca Juga:  Surabaya Siap Jalankan Bahasa Inggris Sebagai Mapel Wajib Mulai 2027, Pembelajaran Dimulai Sejak PAUD

Menjaga keamanan data pribadi sebenarnya tidak sesulit yang dibayangkan, asal kita mau lebih peduli dengan detail-detail kecil saat berada di ruang publik. Jangan sampai niat hati ingin produktif di kafe, malah berakhir pusing karena akun media sosial atau data perbankan kebobolan. Tetap waspada, tetap produktif, dan pastikan privasimu tetap menjadi milikmu sepenuhnya.

(Res)

TEMANISHA.COM