Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
EDUTECH

5 Tips Membeli Charger HP Baru Di Online Saat Kabel Original Kamu Rusak

×

5 Tips Membeli Charger HP Baru Di Online Saat Kabel Original Kamu Rusak

Sebarkan artikel ini
toplegal

TOPMEDIA – Rasanya dunia seolah runtuh saat kabel charger original bawaan HP tiba-tiba mengelupas, putus, atau bahkan hilang entah ke mana. Apalagi buat kamu yang punya mobilitas tinggi dan nggak bisa jauh dari gadget, baterai yang sekarat tanpa adanya pengisi daya yang pas pasti bikin panik tingkat dewa. Alhasil, banyak dari kita yang terburu-buru beli kabel atau adaptor murah di pinggir jalan tanpa memikirkan kesehatan baterai ke depannya.

Padahal, memilih pengisi daya pengganti itu nggak boleh sembarangan. Salah pilih bisa bikin HP panas, pengisian jadi super lemot, atau yang paling parah bisa merusak komponen internal ponsel kesayanganmu. Biar nggak salah langkah, yuk simak panduan cerdas memilih charger HP pengganti yang aman dan tetap kencang buat smartphone kamu!

HALAL BERKAH

1. Cek Output Voltase dan Amperage yang Sesuai

Hal pertama yang wajib banget kamu perhatikan adalah spesifikasi output pada adaptor charger lama atau buku panduan HP kamu. Biasanya tertera angka seperti 5V/2A atau 9V/1.67A. Memilih charger dengan voltase yang sama sangat krusial agar aliran listrik yang masuk tidak berlebih. Jika kamu menggunakan charger dengan daya yang terlalu rendah, proses pengisian akan berjalan sangat lambat. Sebaliknya, meski HP modern punya fitur proteksi, menggunakan charger abal-abal dengan daya yang nggak stabil bisa memicu panas berlebih atau overheat.

Baca Juga:  Yuk Mengenal Ahli Gizi, Nutrisionis, dan Klasifikasinya

2. Pastikan Mendukung Teknologi Fast Charging yang Sama

Setiap merk HP punya teknologi pengisian cepat yang berbeda-beda, seperti Qualcomm Quick Charge, USB Power Delivery (USB-PD), VOOC, atau SuperCharge. Jika HP kamu mendukung fast charging, pastikan charger pihak ketiga yang kamu beli juga memiliki sertifikasi atau protokol yang sama. Menggunakan kabel atau adaptor yang tidak mendukung protokol tersebut hanya akan membuat pengisian daya kembali ke kecepatan standar yang membosankan. Pastikan ada logo atau keterangan teknologi tersebut pada kemasan charger baru kamu.

3. Pilih Kabel dengan Material Berkualitas dan Tebal

Jangan tertipu dengan harga murah tapi kabelnya tipis dan kaku. Kabel yang bagus biasanya memiliki material pembungkus yang kuat seperti braided nylon agar tidak mudah putus atau kusut (tangle-free). Selain material luar, kualitas serat tembaga di dalam kabel juga menentukan seberapa cepat arus listrik dihantarkan. Kabel berkualitas tinggi cenderung lebih tebal dan memiliki build quality yang solid pada bagian ujung konektornya, sehingga tidak mudah goyang saat dicolokkan ke port HP.

Baca Juga:  Nokia Bertransformasi Jadi Pemain AI Global Lewat Investasi USD 1 Miliar Dari Nvidia

4. Prioritaskan Merk yang Terpercaya

Kalau harga charger original dari service center terasa terlalu merogoh kocek, kamu bisa melirik merk pihak ketiga (third-party) yang sudah punya reputasi global. Merk-merk seperti Anker, Baseus, Ugreen, atau Aukey biasanya sudah melewati uji keamanan yang ketat dan memiliki sertifikasi resmi. Mengeluarkan uang sedikit lebih banyak untuk merk terpercaya jauh lebih baik daripada beli charger “KW” berlogo merk HP tapi isinya komponen murahan yang bisa meledak kapan saja.

5. Hindari Membeli Charger Tanpa Garansi Jelas

Charger yang baik biasanya datang dengan masa garansi minimal 6 hingga 12 bulan. Keberadaan garansi menunjukkan bahwa produsen percaya dengan ketahanan produk yang mereka buat. Hindari membeli kabel atau adaptor “curah” yang hanya dibungkus plastik bening tanpa merk dan tanpa jaminan. Jika terjadi malfungsi yang menyebabkan HP kamu rusak, charger dengan garansi resmi biasanya memiliki asuransi atau setidaknya tanggung jawab layanan pelanggan yang jelas bagi penggunanya.

Baca Juga:  5 Fungsi Rating IPX pada TWS yang Bikin Kamu Bebas NgeGym Sampai Kehujanan

Nah, sekarang sudah tahu kan kalau urusan charging itu bukan cuma soal “yang penting masuk”? Memilih charger yang tepat adalah bentuk investasi kecil biar HP kamu tetap sehat dan performanya nggak drop di tengah jalan. Jangan sampai gara-gara mau hemat beberapa puluh ribu, malah harus keluar jutaan buat servis HP yang rusak total. (respatih) 

TEMANISHA.COM