Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
EDUTECH

5 Hal yang Terjadi Jika Kamu Mematikan Windows Security

×

5 Hal yang Terjadi Jika Kamu Mematikan Windows Security

Sebarkan artikel ini
toplegal

TOPMEDIA – Pernah merasa laptop jadi lemot gara-gara Windows Security sedang berjalan di latar belakang? Rasanya pasti gemas sekali, apalagi kalau kamu lagi asyik mabar atau dikejar deadline tugas kuliah. Akhirnya, banyak dari kita yang mengambil jalan pintas dengan menonaktifkan fitur keamanan bawaan Microsoft ini demi performa yang lebih enteng.

Namun, membiarkan perangkat tanpa perlindungan itu ibarat meninggalkan pintu rumah terbuka lebar di tengah malam. Windows Security bukan sekadar pajangan; ia adalah garda terdepan yang menjaga data pribadi kamu dari serangan luar. Sebelum kamu klik tombol off, ada baiknya pahami dulu konsekuensi serius yang bakal kamu hadapi berikut ini.

HALAL BERKAH

1. Malware dan Virus Jadi Lebih Bebas Masuk
Tanpa adanya pemindaian real-time, virus, worm, hingga trojan bisa masuk dengan sangat mudah. Kamu tidak akan pernah tahu apakah file yang baru saja diunduh dari internet aman atau justru membawa program jahat yang siap merusak sistem operasi laptop kesayanganmu.

Baca Juga:  Lenovo Legion Go 2 Resmi Rilis Layar OLED dan Performa 'Rata Kanan' Seharga Rp17,9 Juta

2. Ancaman Ransomware yang Mengambil Data
Ini adalah mimpi buruk bagi semua pengguna komputer. Tanpa fitur Controlled Folder Access dari Windows Security, ransomware bisa dengan mudah mengunci semua dokumen, foto, hingga skripsi kamu. Penjahat siber kemudian akan meminta uang tebusan jika kamu ingin data tersebut kembali.

3. Pencurian Identitas dan Data Pribadi
Windows Security memiliki proteksi terhadap phishing dan situs berbahaya. Jika fitur ini mati, informasi sensitif seperti password media sosial, data m-banking, hingga detail kartu kredit bisa dicuri oleh pihak tidak bertanggung jawab saat kamu sedang berselancar di dunia maya.

4. Tidak Ada Peringatan Saat Memasang Aplikasi Mencurigakan
Fitur SmartScreen di dalam Windows Security berfungsi untuk mengecek reputasi sebuah aplikasi. Tanpa ini, kamu mungkin secara tidak sadar memasang bloatware atau aplikasi yang disisipi spyware yang bisa memantau segala aktivitasmu lewat kamera web atau mikrofon tanpa izin.

Baca Juga:  Surabaya Siap Jalankan Bahasa Inggris Sebagai Mapel Wajib Mulai 2027, Pembelajaran Dimulai Sejak PAUD

5. Risiko Kerusakan Sistem Secara Permanen
Serangan siber yang bertubi-tubi bisa menyebabkan registry sistem rusak hingga terjadi Blue Screen of Death (BSOD). Alih-alih mendapatkan performa cepat, laptop kamu malah berisiko mati total dan mengharuskan instal ulang yang memakan waktu lama.

Menjaga keamanan digital saat ini sudah menjadi kebutuhan primer, bukan lagi sekadar pilihan. Meskipun terkadang terasa sedikit membebani RAM, keberadaan Windows Security jauh lebih berharga daripada risiko kehilangan seluruh data penting dalam sekejap. Jadi, daripada mematikan keamanannya, lebih baik rajin melakukan update agar sistem tetap berjalan optimal dan aman dari gangguan.

(Res)

TEMANISHA.COM