Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
INTERNATIONAL

Zohran Mamdani Resmi Menjabat, Sumpah Jabatan dengan Al Quran Jadi Penanda Sejarah Baru New York

×

Zohran Mamdani Resmi Menjabat, Sumpah Jabatan dengan Al Quran Jadi Penanda Sejarah Baru New York

Sebarkan artikel ini
toplegal

TOPMEDIA – Zohran Mamdani resmi dilantik sebagai Wali Kota New York City dalam sebuah seremoni bersejarah di Balai Kota, Kamis (1/1/2026) malam waktu setempat. Pada momen pengucapan sumpah jabatan, Mamdani meletakkan tangannya di atas Al Quran, menjadikannya wali kota pertama New York yang melakukan sumpah dengan kitab suci umat Islam.

Menurut laporan New York Times, Al Quran yang digunakan dalam prosesi tersebut bukan sembarang mushaf. Salah satunya merupakan milik kakek Mamdani, sementara satu lainnya berasal dari koleksi Arturo Schomburg, penulis sekaligus sejarawan kulit hitam Amerika Serikat. Kedua Al Quran itu dipinjamkan khusus oleh New York Public Library untuk acara pelantikan.

HALAL BERKAH

Kurator Studi Islam dan Timur Tengah, Hiba Abid, menilai pilihan tersebut sarat makna. “Ini adalah simbol yang sangat luhur. Kita memiliki wali kota Muslim yang bersumpah dengan Al Quran, sekaligus seorang pemimpin yang lahir di benua Afrika, tepatnya Uganda,” ujar Abid.

Baca Juga:  Saham Meta Anjlok 12%, Kekayaan Mark Zuckerberg Susut Rp 470 Triliun dalam Sehari, Ini Penyebabnya

Ia menambahkan bahwa proses pemilihan Al Quran dilakukan bersama Zara Rahim, peneliti senior Mamdani, dan Rama Duwaji, istri Mamdani. “Pilihan ini benar-benar menyatukan iman, identitas, dan sejarah panjang Kota New York dalam satu momen,” katanya.

Al Quran koleksi Schomburg rencananya juga akan dipamerkan untuk publik sebagai bagian dari pameran khusus Perpustakaan Umum New York, bertepatan dengan peringatan 100 tahun Yayasan Schomburg. Pameran tersebut dijadwalkan dibuka mulai Selasa (6/1/2026).

Meski bukan seorang Muslim, Schomburg, yang lahir di Puerto Riko, mengoleksi Al Quran sebagai bagian dari arsip buku dan artefaknya. Pada 1926, ia menjual lebih dari 4.000 item koleksi tersebut ke Perpustakaan Umum New York, yang kemudian menjadi fondasi berdirinya Pusat Penelitian Schomburg dalam Budaya Kulit Hitam. Schomburg wafat pada 1938.

Baca Juga:  Isu Kudeta Menguat, Presiden Madagaskar Pilih Tinggalkan Negaranya

Abid menjelaskan, Al Quran tersebut berasal dari era Suriah Ottoman dan dirancang untuk penggunaan sehari-hari, terlihat dari gaya penulisan dan teknik penjilidannya. “Kami berharap publik New York bisa belajar lebih dalam tentang Al Quran sekaligus sejarah kota ini melalui pameran tersebut,” ujarnya.

Selama ini, sebagian besar wali kota New York mengucapkan sumpah jabatan dengan Alkitab. Langkah Mamdani pun dipandang sebagai cerminan dari nilai yang ia gaungkan selama masa kampanye.

Dalam pernyataan terpisah, Zara Rahim menilai penggunaan Al Quran ini sebagai koreksi atas minimnya representasi Muslim di ruang publik. “Penggunaan Al Quran oleh Mamdani mengakhiri ‘ketiadaan panjang’ warga Muslim dalam kehidupan sipil New York,” kata Rahim. “Momen ini adalah titik balik sejarah kota, sebuah pengakuan bagi komunitas yang selama ini ikut membentuk New York, meski kerap tak terlihat.”

Baca Juga:  Tolak Ajakan Makan Malam Kantor, Seorang Karyawan di China Di-PHK

Dengan prosesi tersebut, Mamdani bergabung dalam kelompok kecil pejabat terpilih di Amerika Serikat yang menggunakan Al Quran saat bersumpah jabatan. Keith Ellison tercatat sebagai pejabat terpilih pertama yang melakukannya pada 2007 ketika menjadi anggota Kongres. Jejak itu kemudian diikuti oleh Ilhan Omar.

Di tingkat lokal New York, anggota Dewan Kota Shahana Hanif juga pernah disumpah dengan Al Quran pada 2022. Ia menilai keputusan Mamdani sebagai penegasan eksistensi Muslim dalam politik kota.

“Jujur saja, selama puluhan tahun Muslim hampir tak pernah hadir dalam kehidupan elektoral seperti komunitas lainnya,” ujar Hanif. “Al Quran dalam sumpah jabatan ini merepresentasikan solidaritas dan keberadaan komunitas Muslim New York, bukan hanya di sini, tapi juga dalam konteks global.”

TEMANISHA.COM