Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
SPORTAINMENT

Wrexham Tersingkir Dramatis dari Piala FA, Phil Parkinson Bidik Duel Rutin Lawan Raksasa Premier League

×

Wrexham Tersingkir Dramatis dari Piala FA, Phil Parkinson Bidik Duel Rutin Lawan Raksasa Premier League

Sebarkan artikel ini
Chelsea lolos ke babak selanjutnya di FA Cup setelah menekuk Wrexham 4-2. IG:chelseafc.
toplegal

TOPMEDIA-Wrexham harus mengakhiri perjalanan mereka di Piala FA setelah kalah 2-4 dari Chelsea pada babak kelima dalam pertandingan sengit yang berlangsung hingga perpanjangan waktu.

Meski tersingkir, pelatih Phil Parkinson menegaskan bahwa timnya kini menargetkan untuk bisa menghadapi klub-klub elite seperti Chelsea secara rutin di Premier League.

HALAL BERKAH

Laga yang digelar di Stadion Stoke Ra’s tersebut berlangsung dramatis. Wrexham bahkan sempat dua kali unggul sebelum akhirnya harus menyerah setelah pertandingan berlanjut ke babak tambahan waktu.

Situasi semakin sulit bagi tuan rumah ketika gelandang George Dobson menerima kartu merah pada menit ke-90.

Chelsea akhirnya mampu memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dan memastikan kemenangan 4-2 untuk melaju ke babak berikutnya.

Meski kalah, Parkinson tetap bangga dengan penampilan timnya yang mampu memberikan perlawanan sengit kepada tim asuhan Liam Rosenior selama 90 menit pertandingan.

Baca Juga:  Maresca Soroti Inkonsistensi Wasit Usai Caicedo Dikartu Merah dalam Laga Chelsea vs Arsenal

Menurutnya, menghadapi klub besar seperti Chelsea adalah pengalaman berharga dan menjadi gambaran tujuan besar klub ke depan.

“Tujuan kami adalah bermain melawan tim-tim seperti ini secara rutin. Itulah alasan kami berada di dunia sepak bola, untuk menikmati pertandingan besar seperti ini,” ujar Parkinson.

Ia mengakui terdapat perbedaan besar dari segi kekuatan finansial antara klub Premier League dan timnya yang saat ini berkompetisi di EFL Championship.

Namun, ia menilai Wrexham sudah menunjukkan perkembangan yang pesat dalam beberapa tahun terakhir.

“Perjalanan kami di Piala FA sangat luar biasa. Pertandingan ini menjadi tontonan hebat dan kami mampu bersaing melawan tim yang sangat kuat,” tambahnya.

Parkinson juga menegaskan bahwa timnya tidak hanya bertahan menghadapi Chelsea, tetapi tetap mencoba memainkan gaya sepak bola menyerang.

Baca Juga:  Resmi: Arsenal Rekrut Noni Madueke dari Chelsea

“Kami tidak datang hanya untuk menghentikan Chelsea. Kami percaya diri untuk bermain dan menunjukkan kualitas kami,” jelasnya.

Perkembangan pesat Wrexham tidak lepas dari kepemilikan klub oleh aktor Hollywood Ryan Reynolds dan Rob McElhenney sejak lima tahun lalu.

Sejak saat itu, klub ini mencatatkan tiga promosi beruntun dari divisi kelima sepak bola Inggris hingga kini bersaing di Championship.

Ambisi untuk mencapai Premier League pun tetap menjadi target utama klub.

“Sejak awal tujuan kami memang mencapai Premier League. Tidak ada yang berubah dari target tersebut,” kata Reynolds.

Ia juga mengaku terharu melihat dukungan luar biasa dari para penggemar yang terus mengiringi perjalanan klub.

“Atmosfer di stadion sangat luar biasa. Dukungan para suporter begitu kuat dan bahkan banyak orang di seluruh dunia yang kini menjadikan Wrexham sebagai tim kedua mereka, bahkan satu-satunya tim yang mereka dukung,” ujarnya.

Baca Juga:  Antusiasme Suporter Persija Pecahkan Rekor Penonton Musim Ini

Pertandingan ini juga memberikan pengalaman pertama bagi Wrexham menghadapi sistem VAR yang biasa digunakan di Premier League. Keputusan VAR memengaruhi jalannya pertandingan, termasuk kartu merah Dobson serta gol Lewis Brunt di babak tambahan yang dianulir karena offside.

Rob McElhenney mengakui keputusan tersebut sempat memicu reaksi keras dari para pendukung di stadion.

“VAR selalu menimbulkan perdebatan. Saya bahkan mendengar banyak suporter berteriak menolak VAR,” katanya.

Meski demikian, ia tetap menerima keputusan tersebut sebagai bagian dari aturan pertandingan.

“Pada akhirnya aturan tetap aturan. Yang jelas, tim kami sudah menunjukkan performa yang sangat bagus, dan itu terasa bukan hanya di lapangan tetapi juga di stadion,” tuturnya.

TEMANISHA.COM