Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
TOP NEWS

Waspadai Super Flu, Warga Diimbau Kembali ke Protokol Kesehatan Memakai Masker

×

Waspadai Super Flu, Warga Diimbau Kembali ke Protokol Kesehatan Memakai Masker

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi memakai masker. (Foto: Istimewa)
toplegal

TOPMEDIA – Varian Influenza Super Flu tipe A H3N2 subclade K, belakangan memicu kewaspadaan setelah ditemukan kasusnya di Indonesia.

Berdasarkan hasil Whole Genome Sequencing (WGS) Kementerian Kesehatan, virus ini telah beredar di Indonesia sejak Agustus 2025 dan terdeteksi di delapan provinsi dengan total 62 kasus.

HALAL BERKAH

Kendati demikian, belum ada laporan kasus Super Flu di Provinsi DKI Jakarta. Sejalan dengan perkembangan tersebut, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta telah menginformasikan kepada sejumlah fasilitas kesehatan di Ibu Kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran Super Flu.

Data hingga akhir Desember menunjukkan, Jawa Timur menjadi provinsi dengan jumlah kasus terbanyak, disusul Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat.

Baca Juga:  Kalah Telak, Timnas Putri Taiwan Masih Terlalu Tangguh bagi Indonesia

Berdasarkan analisis epidemiologi yang dirilis Kemenkes RI, Jawa Timur mencatat 23 kasus, diikuti Kalimantan Selatan 18 kasus, serta Jawa Barat 10 kasus.

Sementara itu, Sumatera Selatan melaporkan 5 kasus, dan masing-masing satu kasus tercatat di Jawa Tengah, Sulawesi Utara, dan DI Yogyakarta.

Upaya preventif ini mencakup pengenalan gejala dan tanda penyakit, serta penguatan upaya promotif dan preventif, terutama untuk kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan pneumonia.

Upaya pencegahan yang ditekankan antara lain, masih seperti masa pandemi Covid-19 yaitu :

– Sering mencuci tangan menggunakan sabun.

– Menggunakan masker jika sedang sakit.

– Menerapkan etika batuk.

– Menghindari menyentuh wajah.

– Menjaga asupan nutrisi seimbang, minum air minimal 2 liter per hari, istirahat cukup, dan berolahraga teratur.

Baca Juga:  Petinggi Federasi Gimnastik Dunia dan Indonesia Takziah ke Rumah Atlet Asal Gresik Naufal Takdir Al Bari

– Segera mengunjungi fasilitas kesehatan jika keluhan berlanjut.

– Mewaspadai tanda pneumonia dan pneumonia berat, seperti napas cepat, tarikan dinding dada ke dalam, serta saturasi oksigen di bawah 92 persen.

“Pemprov DKI aktif berperan menjalankan fungsi sentinel kasus Influenza-Like Illness (ILI) dan Severe Acute Respiratory Infection (SARI) di 5 Puskesmas di tiap kota dan 1 RS untuk mendeteksi lebih awal indikasi penyebaran kasus ISPA di DKI Jakarta,” kata Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati kepada wartawan, dikutip Senin (5/1/2026).

Menurut Ani, Super Flu merupakan penyakit ISPA yang disebabkan oleh virus influenza tipe A H3N2 subclade K, dengan karakter penularan yang relatif lebih cepat.

Baca Juga:  Prabowo Lepas 200 Atlet Ke Thailand

Ia mengimbau warga Jakarta untuk tetap waspada terhadap potensi penularan, mengingat tingginya mobilitas penduduk pasca-libur Natal dan Tahun Baru serta telah memasuki musim penghujan.

Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk senantiasa menjaga kesehatan.

Dengan begitu, upaya preventif ini juga harus dilakukan oleh dinas kesehatan di daerah, mengingat penyebaran penyakit ini cukup cepat dan bisa meluas seantero tanah air. (*)

TEMANISHA.COM