Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
ECONOMY & FINANCE

THR ASN 2026 Maju Jadwal? Pemerintah Siapkan Strategi Dorong Ekonomi

×

THR ASN 2026 Maju Jadwal? Pemerintah Siapkan Strategi Dorong Ekonomi

Sebarkan artikel ini
toplegal

TOPMEDIA – Kepastian waktu pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) kembali menjadi perhatian. Tahun 2026 ini, pemerintah memberi sinyal bahwa dana tersebut kemungkinan besar tidak lagi cair mendekati Idulfitri, melainkan lebih awal, yakni pada permulaan Ramadan.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa pemerintah menargetkan penyaluran THR bisa dilakukan di awal masa puasa. Meski belum menyebut tanggal pasti, ia memastikan anggaran untuk kebutuhan tersebut sudah disiapkan.

HALAL BERKAH

Pernyataan itu disampaikan usai menghadiri forum Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, Jumat (13/2/2026). Menurutnya, pemerintah berharap dana THR sudah bisa mulai disalurkan pada fase awal Ramadan.

Dalam APBN 2026, pemerintah mengalokasikan dana sekitar Rp55 triliun untuk pembayaran THR bagi PNS, PPPK, prajurit TNI, dan anggota Polri. Kebijakan percepatan ini bukan semata soal kesejahteraan aparatur negara, tetapi juga bagian dari strategi fiskal untuk menjaga daya beli masyarakat sejak awal tahun.

Baca Juga:  Formasi CPNS 2026 Disiapkan, Pemerintah Prioritaskan Kesehatan hingga IT

Jika mengacu pada pola sebelumnya, THR biasanya baru diterima sekitar 10 hingga 14 hari sebelum Lebaran. Dengan perkiraan Idulfitri 2026 jatuh pada 21 Maret, pola lama seharusnya menempatkan pencairan di pertengahan Maret. Namun, rencana percepatan membuka kemungkinan dana masuk rekening lebih cepat dari jadwal tersebut.

Meski begitu, kepastian resmi tetap menunggu terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) yang biasanya dirilis menjelang Ramadan.

Di balik kebijakan ini, pemerintah menargetkan dorongan pertumbuhan ekonomi pada kuartal pertama 2026. Total belanja negara di awal tahun diproyeksikan mencapai Rp809 triliun. Selain untuk THR, anggaran tersebut juga digunakan untuk menjalankan berbagai program prioritas, seperti Makan Bergizi Gratis dan penanganan rehabilitasi pascabencana.

Baca Juga:  Ketua DEN Peringatkan Investor Tidak Panik Meski Bursa Saham Anjlok

Melalui percepatan belanja negara, Kementerian Keuangan berharap momentum ekonomi tetap terjaga. Pemerintah bahkan menargetkan pertumbuhan ekonomi bisa terdorong dari asumsi 5,4 persen dalam APBN menjadi mendekati 6 persen melalui strategi ekspansi belanja di awal tahun. (*)

TEMANISHA.COM