TOPMEDIA – Tepat saat lonceng pergantian tahun berdentang di Times Square, Zohran Mamdani, aktivis perumahan sekaligus mantan anggota Majelis Negara Bagian New York, resmi dilantik sebagai Wali Kota New York City ke-112 pada 1 Januari 2026 di bawah Balai kota.
Pelantikan dilakukan dalam dua tahap. Secara hukum, Mamdani mengambil sumpah jabatan sesaat setelah tengah malam dalam upacara tertutup yang khidmat.
Beberapa jam kemudian, upacara publik digelar di depan City Hall dengan ribuan warga hadir meski cuaca musim dingin menusuk.
“Hari ini bukan hanya tentang saya, tetapi tentang rakyat New York yang ingin perubahan nyata. Kami akan membangun kota untuk kelas pekerja, bukan untuk segelintir elit,” ujar Mamdani dalam pidato pelantikannya.
Identitas Mamdani sebagai wali kota pertama keturunan Asia Selatan dan Muslim pertama yang menduduki jabatan tersebut dianggap sebagai kemenangan besar bagi representasi minoritas di Amerika Serikat.
Dalam momen emosional, ia meletakkan tangannya di atas tiga kitab suci Alquran, salah satunya warisan keluarga yang melambangkan akar imigrasinya.
Pelantikan privat di bekas stasiun kereta bawah tanah City Hall menjadi sorotan. Lokasi itu dipilih untuk menegaskan fokus pemerintahannya pada infrastruktur publik dan kehidupan akar rumput.
Upacara publik juga diwarnai kehadiran tokoh-tokoh besar sayap kiri Partai Demokrat. Senator Bernie Sanders memimpin pengambilan sumpah, didampingi Alexandria Ocasio-Cortez. Kehadiran mereka memperkuat legitimasi Mamdani sebagai wajah baru kebijakan progresif di Amerika.
“Zohran adalah simbol generasi baru yang berani melawan ketidakadilan ekonomi. New York kini menjadi laboratorium kebijakan progresif,” kata Bernie Sanders.
Dalam pidato berdurasi 30 menit, Mamdani menegaskan prioritas utama pemerintahannya adalah mengatasi krisis biaya hidup.
Ia mengumumkan rencana membekukan kenaikan harga sewa apartemen dan memulai uji coba layanan bus gratis di lima wilayah kota.
“Transportasi publik adalah nadi kehidupan New York. Kami akan memastikan setiap warga bisa bergerak bebas tanpa terbebani biaya,” tegas Mamdani.
Pelantikan Zohran Mamdani sebagai Wali Kota New York ke-112 bukan hanya peristiwa politik, tetapi juga simbol representasi dan keberagaman.
“Kami akan melindungi warga dari tekanan ekonomi global dan memastikan New York tetap menjadi kota untuk semua,” pungkas Mamdani. (*)



















