Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
ECONOMY & FINANCE

Target 14 Juta SPT, DJP Optimistis Kepatuhan Pajak Naik Jelang Lebaran

×

Target 14 Juta SPT, DJP Optimistis Kepatuhan Pajak Naik Jelang Lebaran

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi lapor pajak. (Foto: Istimewa)
toplegal

TOPMEDIA – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan masih menghadapi tantangan serius dalam meningkatkan kepatuhan formal wajib pajak.

Hingga Minggu (8/3/2026) pukul 24.00 WIB, jumlah pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Pajak tahun 2025 baru mencapai 6,69 juta, atau 47,78% dari target kepatuhan sebanyak 14 juta SPT.

HALAL BERKAH

Mayoritas pelaporan dilakukan melalui sistem Coretax dengan 6,68 juta SPT, sementara melalui Coretax Form tercatat 5.216 SPT.

Wajib pajak orang pribadi karyawan mendominasi dengan 5,94 juta pelaporan, jauh lebih tinggi dibandingkan wajib pajak non-karyawan yang hanya 595.835 SPT.

Untuk wajib pajak badan dalam negeri tercatat 141.055 SPT, sedangkan wajib pajak asing hanya 116. DJP juga mencatat 1.194 SPT dengan tahun buku berbeda, seluruhnya dari wajib pajak badan.

Baca Juga:  Penerimaan Pajak Melonjak, Menkeu Pastikan Defisit APBN 2026 di Bawah Kendali

Selain itu, sebanyak 15,61 juta wajib pajak telah melakukan aktivasi Coretax, dengan dominasi orang pribadi sebanyak 14,59 juta akun.

Dirjen Pajak Bimo Wijayanto optimistis jumlah pelaporan bisa mencapai 8,5 juta SPT sebelum Idulfitri. “Katakan 10 hari x 250.000 itu sekitar 2,5 juta. Jadi dari 6 juta sekarang bisa jadi 8,5 juta,” ujarnya.

Untuk mencapai target tersebut, DJP menyiapkan strategi jemput bola dengan membuka layanan hingga Sabtu dan Minggu selama dua pekan menjelang Lebaran.

DJP juga meluncurkan dua metode baru pelaporan melalui sistem inti administrasi perpajakan Coretax Form dan Coretax Mobile (M-Pajak).

Coretax Form memungkinkan wajib pajak mengisi formulir secara offline sebelum diunggah ke sistem, khusus untuk SPT nihil.

Baca Juga:  Penerapan Pajak Pedagang Online Ditunda, Pemerintah Tunggu Ekonomi Tumbuh 6 Persen

“Pada saat peak hours atau di daerah dengan internet terbatas, WP bisa isi manual offline dulu, lalu submit online,” jelas Bimo.

Sementara itu, aplikasi Coretax Mobile ditargetkan tersedia di Android dan iOS dalam dua minggu ke depan.

l“Dengan kanal pelaporan yang lebih fleksibel, pelayanan bisa lebih mudah, cepat, dan bisa diakses dari berbagai perangkat,” tambahnya. (*)

TEMANISHA.COM