TOPMEDIA – Pakar feng shui, Yulius Fang, menilai Tahun Kuda Api membawa energi keberanian dan gairah yang cukup kuat, termasuk dalam urusan hubungan pribadi.
Ia menjelaskan bahwa unsur api pada tahun ini mendorong orang lebih lantang menyampaikan pendapat. Namun, semangat yang menggebu-gebu tersebut berisiko memicu konflik jika tidak dibarengi komunikasi yang sehat.
“Kalau tidak diimbangi dengan cara berkomunikasi yang baik, semangat itu bisa terlihat seperti sikap agresif dan memancing emosi,” ujarnya.
Karena itu, ia menekankan pentingnya menjaga kesabaran dan ketenangan hati sepanjang tahun ini. Selain bersikap tenang, ia juga mengingatkan agar setiap keputusan diambil secara realistis dan praktis supaya perjalanan di Tahun Kuda Api bisa dilalui dengan lebih baik.
Bagi pasangan yang sudah menikah, Yulius mengingatkan agar lebih waspada terhadap godaan yang dapat memicu perselisihan maupun skandal. Menurutnya, energi “bunga percintaan” di tahun ini berpotensi menghadirkan godaan yang tak terduga.
Ia menegaskan bahwa kesabaran menjadi fondasi utama dalam menghadapi persoalan rumah tangga agar tidak berujung pada perceraian. Sikap saling menghargai dan memahami pasangan juga dinilai sangat penting demi menjaga keharmonisan.
Untuk memperkuat hubungan, ia menyarankan pasangan meluangkan waktu berkualitas bersama, entah dengan melakukan aktivitas berdua, menjalani hobi bersama, atau merencanakan liburan keluarga.
Di sisi lain, Tahun Kuda Api yang identik dengan simbol peach blossom atau bunga asmara disebut sebagai momentum baik bagi mereka yang masih sendiri. Sejumlah shio seperti kelinci, macan, kambing, anjing, dan ayam diprediksi memiliki peluang asmara yang cukup cerah.
Mereka dianjurkan lebih terbuka dan melakukan pengembangan diri agar kesempatan tersebut tidak terlewat. Upaya itu bisa dilakukan dengan merawat penampilan, meningkatkan kepercayaan diri, serta memperbaiki sikap dan cara berinteraksi.
“Bagi yang masih lajang, ini momentum yang bagus untuk mencari pasangan. Siapa tahu jodohnya terbuka dan menjadi berkah. Jangan sampai kesempatan ini terbuang,” kata Yulius.
Ia juga menyarankan para pencari pasangan untuk lebih proaktif memperkenalkan diri dan berani mengungkapkan niat membangun hubungan serius.
Sementara itu, pemilik shio babi, monyet, kuda, naga, dan kerbau yang belum menikah tetap dianjurkan untuk meningkatkan kualitas diri, terutama dalam hal komunikasi dan pembawaan diri. Selain itu, mereka diingatkan untuk tetap santai dan tidak tergesa-gesa dalam mencari pasangan.
Adapun bagi pemilik shio tikus dan ular, peluang bertemu jodoh dinilai relatif lebih kecil tahun ini. Yulius menilai, kesibukan yang tinggi serta fokus pada urusan lain membuat pencarian pasangan bukan menjadi prioritas utama bagi mereka. (*)



















