TOPMEDIA – Perum BULOG Kanwil Jawa Timur memastikan ketersediaan beras di wilayahnya dalam kondisi aman. Stok cadangan yang tersimpan hampir mencapai 1 juta ton, cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga 14 bulan ke depan.
Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Jawa Timur, Langgeng Wisnu Adinugroho, menegaskan stok tersebut dikelola dengan sistem pengendalian hama gudang terpadu (PHGT) sehingga kualitas beras tetap terjaga.
“Kalau beras, untuk 14 bulan ke depan kita masih aman. Stok kita hampir 1 juta ton di seluruh Jawa Timur,” ujarnya, Selasa (24/3/2026).
Langgeng menjelaskan mayoritas stok beras merupakan beras medium dalam kategori Cadangan Beras Pemerintah (CBP), yang digunakan untuk program bantuan pangan, stabilisasi harga, dan penanganan bencana.
BULOG juga terus menggenjot penyerapan gabah dari petani, dengan target nasional 4 juta ton setara beras, di mana Jawa Timur ditargetkan menyumbang 883 ribu ton.
“Untuk Jawa Timur target kita sekitar 883 ribu ton. Sampai saat ini sudah mendekati 300 ribu ton atau sekitar 32 persen dari capaian nasional,” jelasnya.
Langgeng menegaskan Jawa Timur berperan penting sebagai lumbung padi nasional. “Dari hampir 1 juta ton secara nasional, sekitar 300 ribu ton itu dari Jawa Timur. Jadi memang kita ini lumbung padi nasional,” katanya.
Ia menambahkan, meski momentum Lebaran bertepatan dengan puncak panen, BULOG tetap menyiagakan tim jemput gabah.
“Panen itu tidak bisa ditunda. Jadi meskipun Lebaran, tim jemput gabah tetap jalan untuk menyerap hasil petani,” ujarnya. (*)



















