TOPMEDIA – RSUD Dr. Soetomo Surabaya meningkatkan kewaspadaan di tengah liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Bukan soal kecelakaan lalu lintas, rumah sakit milik Pemprov Jatim ini justru memprediksi adanya lonjakan pasien yang didominasi oleh kelompok penyakit metabolik.
Prediksi ini disusun bukan tanpa alasan, melainkan merujuk pada tren data medis pasien yang masuk pada periode libur panjang di tahun-tahun sebelumnya.
Direktur Utama RSUD Dr. Soetomo, Prof. Dr. Cita Rosita Sigit Prakoeswa, menjelaskan bahwa pola penyakit selama masa Nataru cenderung konsisten. Pasien yang datang mayoritas adalah orang dewasa dengan keluhan medis non-trauma.
“Mirip dengan tahun sebelumnya, kebanyakan penyakit metabolik. Seperti anemia, hipertensi, dan seterusnya. Kegawatdaruratannya bersifat medis, bukan karena trauma atau kecelakaan. Namun, tim kami tetap dalam kondisi siap siaga,” kata Prof. Cita, Sabtu (27/12).
Prof. Cita menyampaikan, bagi masyarakat yang sedang menikmati liburan, penting untuk memperhatikan kondisi fisik dan asupan makanan betgizi.
RSUD Dr. Soetomo mencatat 10 diagnosis yang paling sering muncul selama periode ini. Yaitu Anemia (kekurangan sel darah merah), Hyponatraemia (kadar natrium rendah dalam darah), Hypokalaemia (kadar kalium rendah dalam darah) dan Hipertensi (tekanan darah tinggi).
Kemudian juga gangguan protein plasma, diabetes mellitus (kencing manis), penyakit ginjal hipertensi, anaemia in neoplastic disease (anemia terkait tumor/kanker), anaemia in other chronic (anemia akibat penyakit kronis) dan volume depletion (dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh).
Guna memberikan pelayanan maksimal dan mencegah penumpukan pasien di IGD, Prof. Cita menyampaikan bahwa RSUD Dr. Soetomo telah menyiapkan skenario matang.
Seluruh unit vital mulai dari ruang triase, IGD bedah dan medik, ruang buffer, Kamar Operasi (OK), hingga ruang intensif seperti ICU, HCU, dan NICU telah disiagakan.
Dari sisi sumber daya manusia, kekuatan medis yang diterjunkan meliputi: 9 orang dokter spesialis yang siaga setiap hari, 2-6 dokter PPDS yang onsite setiap hari dan 2 dokter umum per shift.
Selain itu juga disiagakan tenaga penunjang yang meliputi perawat, radiografer, apoteker, hingga tim administrasi.
“Tak hanya itu, kami juga menyiapkan 804 tenaga cadangan yang siap dipanggil sewaktu-waktu jika terjadi lonjakan drastis.”
Tim cadangan ini terdiri dari 35 orang manajemen, 529 tenaga pelayanan, dan 240 staf medis profesional.
Dengan persiapan yang komprehensif ini, RSUD Dr. Soetomo berkomitmen untuk memastikan warga Surabaya dan sekitarnya tetap mendapatkan akses kesehatan terbaik selama merayakan momen pergantian tahun. (*)



















