TOPMEDIA – Memakai layar yang mulus tanpa baret adalah impian semua pemilik smartphone. Itulah kenapa pelindung layar jenis hydrogel sekarang jadi primadona karena sifatnya yang lentur, tipis, dan punya fitur self-healing yang canggih. Tapi, ada satu masalah yang sering banget bikin pengguna HP merasa kurang nyaman: bagian pinggirannya yang mendadak kotor dan menghitam.
Kotoran yang menumpuk di tepi hydrogel ini nggak cuma merusak pemandangan layar yang estetik, tapi juga bikin HP jadi kelihatan kurang terawat. Sebenarnya masalah ini bukan tanpa alasan, lho. Ada beberapa faktor teknis dan kebiasaan pemakaian yang jadi dalangnya. Yuk, simak tiga alasan utama kenapa antigores hydrogel suka kotor di pinggir dan bagaimana itu bisa terjadi.
1. Karakteristik Perekat yang Sangat Sensitif
Berbeda dengan tempered glass yang kaku, hydrogel terbuat dari material elastis yang butuh lapisan lem sangat kuat agar bisa menempel sempurna pada layar yang melengkung sekalipun. Sayangnya, lapisan perekat di bagian tepi sering kali memiliki sedikit sisa lem yang terekspos ke udara luar. Saat kamu mengantongi HP di saku celana atau menyimpannya di dalam tas, serat kain, debu halus, dan kotoran mikro akan sangat mudah menempel pada sisa perekat tersebut. Akibatnya, dalam waktu beberapa minggu, pinggiran antigores akan mulai terlihat menghitam karena tumpukan debu yang terkunci di area lem tersebut.
2. Gesekan Konstan dengan Case HP
Penggunaan pelindung tambahan seperti softcase atau hardcase ternyata punya pengaruh besar terhadap kebersihan pelindung layar kamu. Fenomena ini sering disebut sebagai benturan antara case dan antigores. Saat kamu menekan tombol power atau volume, atau sekadar memegang HP dengan erat, terjadi pergeseran kecil antara pinggiran case dengan tepi hydrogel. Gesekan ini lama-lama bisa mengangkat sedikit ujung hydrogel, menciptakan celah udara tipis. Celah mungil inilah yang kemudian menjadi “rumah” baru bagi kotoran dan keringat dari tangan untuk masuk dan terjebak di sana, sehingga muncul noda kotor yang sulit dibersihkan.
3. Sifat Material yang Berpori dan Fleksibel
Material hydrogel pada dasarnya adalah polimer yang lebih “empuk” dibandingkan kaca. Meskipun ini bagus untuk meredam benturan, sifat fleksibel ini membuat bagian ujungnya lebih rentan terhadap perubahan suhu dan kelembapan. Saat tangan kita berkeringat atau saat HP berada di lingkungan yang lembap, kandungan minyak dari kulit bisa meresap ke area pinggiran yang paling sering tersentuh jari. Minyak ini bertindak sebagai magnet alami bagi debu di sekitar kita. Karena hydrogel sangat tipis, kotoran yang sudah menyatu dengan minyak kulit di bagian pinggir akan sangat sulit diseka tanpa mengangkat lapisan antigoresnya secara keseluruhan.
Memahami alasan di balik kotornya pinggiran hydrogel memang penting supaya kamu nggak kaget lagi saat melihat noda hitam muncul. Cara terbaik untuk meminimalisirnya adalah dengan memilih case yang tidak terlalu menekan layar dan rutin membersihkan area tepian dengan kain mikrofiber. Jadi, jangan biarkan debu kecil merusak kenyamanan scrolling kamu, ya.
(Respatih)



















