Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
LIFESTYLE

Sedang Diet, 8 Jenis Jus Ini Sebaiknya Dihindari

×

Sedang Diet, 8 Jenis Jus Ini Sebaiknya Dihindari

Sebarkan artikel ini
Tidak semua jus baik untuk diet, beberapa jenis jus justru tinggi gula dan kalori sehingga dapat menghambat penurunan berat badan. (Foto: Pinterest)
toplegal

TOPMEDIA – Jus buah sering dianggap sebagai minuman sehat karena berasal dari bahan alami. Apalagi buah memang terkenal sebagai superfood yang kaya akan kandungan vitamin, antioksidan dan lainnya.

Terutama bagi mereka yang sednag diet, mengkonsumsi buah atau jus menjadi salah satu pilihan konsumsi makanan bernutrisi.

HALAL BERKAH

Namun ternyata, tidak semua jus mendukung program diet. Banyak jus yang diproses dengan tambahan gula, rendah serat, dan tinggi kalori sehingga justru membuat usaha menurunkan berat badan menjadi tidak efektif.

Mengetahui jenis jus yang sebaiknya dihindari adalah langkah penting agar diet tetap berjalan optimal dan hasilnya sesuai harapan.

8 Jenis Jus yang Sebaiknya Dihindari saat Diet

1. Jus Mangga
Mangga memang kaya vitamin dan mineral, tetapi kandungan gula alaminya cukup tinggi. Ketika diolah menjadi jus dan ditambah gula pasir atau sirup, jumlah kalori meningkat drastis.

Konsumsi jus mangga dengan gula tambahan dapat memicu lonjakan kadar glukosa darah, membuat tubuh cepat lapar kembali, dan berisiko meningkatkan berat badan.

Selain itu, jus mangga yang terlalu manis juga bisa memperburuk resistensi insulin bagi mereka yang rentan terhadap diabetes.

Baca Juga:  Mentan Klaim Sembilan Komoditas Pangan Ini Sudah Swasembada, Perkuat Stok Jelang Ramadan

2. Jus Nanas Kemasan
Nanas segar kaya vitamin C dan antioksidan, tetapi jus nanas dalam kemasan biasanya mengandung pemanis buatan, pengawet, dan kehilangan sebagian besar seratnya.

Serat yang hilang membuat jus ini tidak memberikan rasa kenyang, sehingga hanya menyumbang kalori kosong. Konsumsi rutin jus nanas kemasan dapat meningkatkan asupan gula harian dan menghambat proses penurunan berat badan.

3. Jus Apel Kemasan
Apel utuh kaya serat yang membantu pencernaan dan memberikan rasa kenyang. Namun, jus apel kemasan biasanya melalui proses filtrasi yang menghilangkan serat alami.

Akibatnya, yang tersisa hanyalah gula alami dan tambahan pemanis. Minum jus apel kemasan secara berlebihan dapat meningkatkan kalori harian tanpa efek kenyang, sehingga berpotensi menggagalkan diet.

4. Jus Anggur
Anggur memiliki kandungan gula alami yang sangat tinggi. Ketika diolah menjadi jus, kadar gula semakin terkonsentrasi. Hal ini bisa memicu lonjakan insulin yang berbahaya bagi mereka yang sedang diet atau memiliki risiko diabetes. Jus anggur juga rendah serat, sehingga tidak membantu menekan rasa lapar.

5. Jus Jeruk dalam Kemasan
Jeruk segar memang menyehatkan, tetapi jus jeruk dalam kemasan biasanya ditambah gula dan pengawet. Kandungan vitamin C tetap ada, namun kalori ekstra dari gula tambahan membuat jus ini tidak ideal untuk diet. Minuman ini sering kali dikonsumsi sebagai pengganti buah segar, padahal efek kenyangnya jauh lebih rendah.

Baca Juga:  Beli Piyama Mewah untuk "Move On", Tasya Farasya Borong Victoria's Secret di Dubai

6. Jus Campuran Buah dengan Sirup
Campuran buah yang diberi sirup atau pemanis tambahan sering dijual sebagai “jus segar” di pasaran. Padahal, kandungan gulanya sangat tinggi dan kalori berlipat ganda.

Minuman ini bisa meningkatkan berat badan dengan cepat jika dikonsumsi rutin, karena tubuh menerima kalori berlebih tanpa nutrisi yang seimbang.

7. Jus Buah Kalengan
Buah kalengan biasanya direndam dalam larutan gula sebelum diolah menjadi jus. Kandungan gulanya sangat tinggi, ditambah pengawet yang membuatnya tidak sehat.

Jus jenis ini sebaiknya dihindari oleh siapa pun yang sedang diet, karena hanya menambah kalori tanpa memberikan manfaat serat.

8. Smoothie Buah dengan Topping Manis
Smoothie sering dianggap sehat, tetapi banyak yang ditambah susu kental manis, cokelat, atau bahkan es krim. Topping manis ini membuat kalori melonjak tajam.

Baca Juga:  Awas! Minuman Bersoda Dan Manis Sasaran Cardiovascular

Alih-alih membantu diet, smoothie jenis ini justru bisa menambah berat badan. Smoothie sehat seharusnya dibuat dari buah segar tanpa tambahan pemanis, agar tetap rendah kalori dan kaya serat.

Sejumlah penelitian mendukung fakta bahwa jus tertentu dapat menghambat diet. Journal of the Academy of Nutrition and Dietetics (2019) menyebutkan bahwa konsumsi jus buah kemasan tinggi gula dapat meningkatkan risiko obesitas karena rendah serat dan tidak memberikan rasa kenyang.

American Journal of Clinical Nutrition (2021) menemukan bahwa orang yang rutin mengonsumsi jus manis memiliki indeks massa tubuh lebih tinggi dibandingkan mereka yang memilih buah utuh.

Sementara itu, Harvard School of Public Health menegaskan bahwa jus dengan tambahan gula dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2 jika dikonsumsi berlebihan.

Oleh sebab itu penting memilih minuman sehat saat diet. Jus buah segar tanpa tambahan gula masih bisa dikonsumsi, tetapi jus kemasan dengan pemanis tinggi sebaiknya dihindari. Lebih baik konsumsi buah utuh karena seratnya membantu rasa kenyang lebih lama. (*)

TEMANISHA.COM