Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
TOP FIGURES

Punya 2 Gelar dari Kampus Top Kanada, Noe “Letto” Dilantik Sebagai Staf Ahli Kementerian Pertahanan

×

Punya 2 Gelar dari Kampus Top Kanada, Noe “Letto” Dilantik Sebagai Staf Ahli Kementerian Pertahanan

Sebarkan artikel ini
Sabrang Mowo Damar Panuluh alias Noe Letto. (Foto: istimewa)
toplegal

TOPMEDIA – Sabrang Mowo Damar Panuluh atau yang lebih dikenal sebagai Noe Letto, anak Cak Nun dilantik menjadi Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional (DPN). Tak disangka, pelantun Sebelum Cahaya ini punya dua gelar dari kampus beken di Kanada, yakni Universitas Alberta. Dari universitas tersebut Noe meraih gelar Bachelor of Science dalam dua bidang, yaitu fisika dan matematika.

Noe Letto dilantik menjadi tenaga ahli DPN pada Kamis (15/1/2026). Noe dilantik bersama 11 tenaga ahli lain di Kementerian Pertahanan (Kemenhan).

HALAL BERKAH

Pelantikan Noe dikonfirmasi oleh Karo Humas Setjen Kemhan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait. Ia mengatakan Noe akan berkontribusi dengan memberi dukungan pemikiran strategis untuk memperkuat kebijakan pertahanan nasional.

“Betul beliau resmi dilantik sebagai Tenaga Ahli Madya di lingkungan Dewan Pertahanan Nasional dan akan memberikan dukungan pemikiran strategis untuk memperkuat kebijakan pertahanan nasional sesuai dengan tugas kelembagaan yang berlaku,” katanya, Minggu (18/1/2026).

Baca Juga:  Membaca Efisiensi dan Efektifitas Kebijakan dari Langkah Menko Pangan Zulhas Kumpulkan Nasi Kotak di Ruang Rapat

Berdasar rekam jejak keahlian hal itu yang menjadi pertimbangan Kemenhan menetapkan Noe sebagai tenaga Ahli

Latar belakang keluarga menurutnya tak jadi pertimbangan untuk memilih anak budayawan Emha Ainun Nadjib atau Cak Nun itu.

“Pengangkatan dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi serta pertimbangan profesional, kompetensi, dan rekam jejak keahlian, tanpa dikaitkan dengan latar belakang keluarga, pandangan pribadi, maupun faktor non-institusional lainnya,” ucapnya.

Profil Pendidikan Noe Letto

Noe kecil sekolah di SD 1 Yosomulyo Lampung dan SMP Xaverius, Metro Lampung. Baru pada jenjang SMA, ia bersekolah di Yogyakarta, tepatnya di SMU 7 Yogyakarta.

Rampung pendidikan formal tanah air, Noe Letto lanjut berkuliah di University of Alberta, Kanada. Berangkat ke Kanada pada 1998, ia mempelajari matematika dan fisika.

Baca Juga:  Diana Pungky Tak Punya Sosial Media, Ini Alasannya

Dari University of Alberta, ia meraih gelar Bachelor of Mathematic dan Bachelor of Physics. Ia kembali ke Tanah Air usai merantau 5 tahun di Kanada.

Di Indonesia, Noe Letto dikenal atas karyanya di bidang musik. Ia juga mendirikan Pic[k]Lock Films, rumah produksi yang melahirkan film seperti Minggu Pagi di Victoria Park, Guru Bangsa Tjokroaminoto, Rayya, Cahaya di Atas Cahaya, dan Sampai Nanti, Hanna, dengan Noe sebagai produser, berdasarkan catatan IMDb.

Universitas Alberta

University of Alberta masuk top 5 perguruan tinggi di Kanada, berdasarkan pemeringkatan Times Higher Education World University Rankings (THE WUR) 2026.

Kampus Noe tercatat menduduki peringkat 119 dunia, berdasarkan indikator pengajaran (29,5%), lingkungan penelitian (29%), kualitas riset (30%), transfer pengetahuan dengan industri (4%), serta pandangan internasional (7,5%).

Baca Juga:  Nyaris Berseragam Setan Merah, Lewandowski Ungkap Kisah Gagalnya Transfer ke Manchester United

Tugas dan Fungsi DPN

Tugas dan fungsi DPN diatur dalam Peraturan Presiden No 202 Tahun 2024. Dalam peraturan ini disebutkan, Dewan Pertahanan Nasional bertugas pemberian pertimbangan dan perumusan solusi kebijakan dalam rangka penetapan kebijakan di bidang pertahanan nasional yang bersifat strategis, mencakup kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa.

Berikut fungsi DPN:

  • Menyusun kebijakan terpadu pertahanan negara, sebagai pedoman kementerian/lembaga dan masyarakat dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab masing-masing untuk mendukung penyelenggaraan pertahanan negara
  • Menyusun kebijakan terpadu pengerahan komponen pertahanan negara dalam rangka mobilisasi dan demobilisasi
  • Menilai risiko kebijakan pertahanan negara
  • Merumuskan solusi kebijakan terkait geostrategi, geopolitik, dan geoekonomi terhadap penyelarasan kebiiakan strategis dan program prioritas di bidang pertahanan nasional
  • Melaksanakan administrasi DPN
  • Melaksanakan fungsi lain yang diberikan oleh Presiden. (*)
TEMANISHA.COM