Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
TOP NEWS

Puncak Musim Hujan, Percepat Overlay Jalan Rawan Genangan

×

Puncak Musim Hujan, Percepat Overlay Jalan Rawan Genangan

Sebarkan artikel ini
Pengaspalan di Jalan Panjangjiwo.
toplegal

TOPMEDIA-Memasuki puncak musim hujan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memfokuskan penanganan genangan air melalui peningkatan kualitas jalan di sejumlah titik rawan.

Selain normalisasi saluran dan peningkatan kapasitas drainase, upaya pengurangan genangan juga dilakukan dengan perbaikan jalan menggunakan metode overlay.

HALAL BERKAH

Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya, Dedy Purwito, menyampaikan bahwa peningkatan jalan merupakan bagian dari strategi terpadu untuk meminimalkan genangan di kawasan yang kerap terdampak hujan.

“Ada beberapa ruas jalan yang akan kami tingkatkan melalui overlay sebagai upaya mengurangi genangan,” ujar Dedy, Senin (2/2/2026).

Ia menjelaskan, sejumlah lokasi telah ditetapkan sebagai prioritas.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Hadir di Daerah Bencana Aceh, Isak Tangis Pengungsi Pecah

Di antaranya kawasan Tenggilis Mejoyo yang kerap terjadi genangan, serta ruas Ngagel Madya di depan Sekolah Santa Clara. Selain itu, wilayah Surabaya Utara juga menjadi perhatian khusus karena sering mengalami genangan saat hujan lebat.

“Di kawasan Perak, seperti Teluk Bayur dan Teluk Nibung, juga masuk prioritas untuk dilakukan overlay,” tambahnya.

Dedy mengungkapkan, pada periode Desember 2025 hingga Januari 2026, fokus utama Pemkot Surabaya adalah penanganan jalan berlubang yang jumlahnya meningkat seiring intensitas hujan.

Menurutnya, puncak curah hujan memang terjadi pada bulan Desember dan Januari, sehingga potensi kerusakan jalan juga lebih tinggi.

Pihaknya memastikan seluruh laporan kerusakan jalan yang masuk dipantau setiap hari dan ditindaklanjuti maksimal dalam waktu 1×24 jam.

Baca Juga:  Surabaya Holiday Super Sale 2025 Hadirkan Tiket Wisata Rp500 via QRIS Bank Jatim

Dalam satu hari, jumlah titik perbaikan bahkan bisa mencapai puluhan lokasi.

“Sehari bisa sampai sekitar 70 titik perbaikan, dan itu menjadi prioritas kami selama puncak musim hujan,” kata Dedy.

Untuk mempercepat penanganan, DSDABM Surabaya mengerahkan Satuan Tugas (Satgas) Jalan yang bersifat mobile. Terdapat sembilan kelompok Satgas Jalan, masing-masing beranggotakan sekitar 9 hingga 10 personel, yang disiagakan di seluruh wilayah kota.

“Setiap wilayah memiliki tim sendiri, baik Surabaya Selatan, Barat, Timur, Pusat, maupun Utara,” jelasnya.

Selain Satgas Jalan, Pemkot Surabaya juga mengoperasikan Unit Reaksi Cepat (URC) yang siap merespons laporan kerusakan jalan kapan pun dibutuhkan.

Tim URC secara rutin berkeliling untuk memastikan kondisi jalan tetap aman dan layak dilalui.

Baca Juga:  Siapkan 4 Bozem Baru untuk Kendalikan Banjir di Surabaya

Dedy juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif melaporkan kerusakan jalan melalui berbagai kanal pengaduan.

Laporan dapat disampaikan melalui Aplikasi WargaKu, aplikasi Sigap Jalan yang digunakan perangkat kelurahan dan kecamatan, media sosial resmi Pemkot Surabaya, hingga layanan Command Center (CC) 112.

“Setiap laporan yang masuk pasti kami tindaklanjuti secepat mungkin,” pungkasnya.

TEMANISHA.COM