Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
ECONOMY & FINANCE

Pertamina Tambah Pasokan 1,09 Juta Tabung LPG Melon di Jatim Antisipasi Lonjakan Konsumsi di Imlek dan Ramadan

×

Pertamina Tambah Pasokan 1,09 Juta Tabung LPG Melon di Jatim Antisipasi Lonjakan Konsumsi di Imlek dan Ramadan

Sebarkan artikel ini
Pertamina Patra Niaga menambah pasokan LPG 3 kg di Jatim untuk menyambut libur Imlek dan awal puasa. (Foto: Istimewa)
toplegal

TOPMEDIA – PT Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan energi bagi masyarakat Jatim dalam posisi aman menjelang momentum libur panjang Tahun Baru Imlek dan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan, Pertamina menambah pasokan LPG 3 kilogram (kg) atau LPG melon sebanyak 1.096.295 tabung untuk seluruh wilayah Jawa Timur. Penyaluran tambahan ini difokuskan pada periode 14 hingga 17 Februari 2026 yang menjadi momen krusial.

HALAL BERKAH

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menjelaskan bahwa penambahan pasokan ini dilakukan untuk menjamin aktivitas rumah tangga dan pelaku usaha mikro tetap berjalan lancar memasuki dua agenda kesibukan masyarakat itu.

Baca Juga:  KAI Daop 8 Surabaya Panen Penumpang di Libur Panjang Maulid, Rute Jakarta Jadi Destinasi Favorit

“Jumlah ini diharapkan dapat mencukupi kebutuhan masyarakat selama libur panjang yang diikuti perayaan Imlek dan menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah,” kata Ahad Rahedi di Surabaya, Senin (16/2/2026).

Ia menjelaskan, dalam kondisi normal, rata-rata konsumsi harian LPG melon di Jawa Timur mencapai 1.590.214 tabung. Dengan adanya tambahan lebih dari satu juta tabung saat ini, Pertamina optimistis stok di lapangan dalam kondisi sangat mencukupi.

Tak hanya menambah volume barang, Pertamina juga memastikan rantai distribusi dari kilang hingga ke agen dan pangkalan tetap terjaga. Seluruh infrastruktur energi di Jawa Timur telah disiagakan dengan personel yang tetap bertugas selama masa libur.

“Seluruh infrastruktur telah disiagakan. Kami tetap standby di lokasi untuk memastikan penyaluran LPG berjalan lancar tanpa kendala teknis,” tegas Ahad.

Baca Juga:  Ancaman Middle Income Trap, World Bank Desak Reformasi Iklim Usaha Indonesia

Meskipun stok melimpah, tantangan utama dalam distribusi energi sering kali muncul dari faktor psikologis pasar. Oleh karena itu, Pertamina meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying.

Ahad mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terpancing oleh informasi hoaks terkait kelangkaan barang yang sengaja diembuskan oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk mencari keuntungan pribadi.

Langkah proaktif Pertamina dalam menambah pasokan sebesar hampir 70 persen dari rerata harian ini merupakan upaya memitigasi risiko inflasi daerah yang sering dipicu oleh fluktuasi harga energi di tingkat pengecer. (*)

TEMANISHA.COM