Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
TOP NEWS

Pemkot Surabaya Tertibkan Pedagang Pasar Tumpah Masuk ke Pasar Tembok Dukuh

×

Pemkot Surabaya Tertibkan Pedagang Pasar Tumpah Masuk ke Pasar Tembok Dukuh

Sebarkan artikel ini
Sosialisasi ke pedagang untuk penertiban pasar tumpah yang ada di depan Pasar Tembok Dukuh. (Foto: Istimewa)
toplegal

TOPMEDIA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya segera melakukan penertiban terhadap keberadaan pasar tumpah di kawasan Tembok Dukuh. Mulai Kamis (19/2), jajaran kecamatan bersama PT Pasar Surya (Perseroda) terjun ke lapangan untuk melakukan sosialisasi besar-besaran. Targetnya jelas, yakni mengembalikan fungsi jalan dan menghidupkan kembali stan-stan yang mati suri.

Langkah ini diambil menyusul kondisi miris di dalam Pasar Tembok Dukuh. Dari total kapasitas 148 stan, ternyata hanya 21 hingga 22 stan saja yang aktif beroperasi.

HALAL BERKAH

Ironisnya, di saat bagian dalam pasar melompong, pedagang justru meluber ke jalanan hingga menciptakan pasar tumpah yang memicu kemacetan.

Camat Bubutan Ferdhie Ardiansyah menegaskan, pemanfaatan ruang yang kosong menjadi prioritas utama dalam aksi penertiban hingga pengembalian fungsi pasar tersebut. Dengan adanya sekitar 120-an stan yang menganggur, pemkot berencana memboyong para pedagang pasar tumpah untuk masuk ke area resmi.

Baca Juga:  Gaspol Gelar Gerakan Pangan Murah, Harga Sembako Ditekan Jelang Ramadan

“Total ada 148 stan, kalau yang terpakai cuma 21, ada 120-an yang kosong. Ini kan sangat eman (disayangkan). Karena itu, pedagang pasar tumpah ini akan kami masukkan ke dalam,” kata Ferdhie di Surabaya.

Sosialisasi ke pedagang untuk penertiban pasar tumpah yang ada di depan Pasar Tembok Dukuh. (Foto: Istimewa)

Selain penataan lapak umum, pemkot juga menyiapkan skema khusus bagi pedagang ayam potong. Rencananya, mereka tidak lagi campur aduk di area utama. Melainkan bakal ditempatkan di lokasi khusus yang lebih higienis dan tertata.

Untuk penataan kembali Pasar Tembok Dukuh sekaligus penertiban pedagang pasar tumpah itu, pemkot memberlakukan beberapa syarat dan ketentuan. Antara lain dengan verifikasi identitas pedagang, karena lapak yang tersedia akan diperuntukkan hanya bagi pedagang ber-KTP Surabaya.

Baca Juga:  Gandeng 32 Kampus, Beasiswa Pemuda Tangguh Disambut Antusias

“Khusus untuk warga ber-KTP Surabaya. Kalau dari luar Surabaya memang tidak bisa (menempati stan),” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa sosialisasi akan terus dilakukan bersama Satpol PP Kota Surabaya dan PT Pasar Surya selama sebulan penuh pada Februari ini. “Harapannya, di bulan depan itu sudah bisa kita tertibkan para pedagang ini,” tukasnya.

Ferdhie menambahkan bahwa program penertiban ini merupakan sinergi antara Kecamatan Bubutan, Satpol PP Kota Surabaya, dan PT Pasar Surya dengan deadline eksekusi perpindahan pedagang tuntas pada Maret 2026.

Sosialisasi penertiban ini dikawal ketat oleh personel Satpol PP untuk memastikan tidak ada gesekan di lapangan.

Pemkot berharap dengan masuknya pedagang ke dalam pasar, estetika kota di kawasan Tembok Dukuh kembali asri dan arus lalu lintas tidak lagi tercekik oleh aktivitas jual beli di bahu jalan.

Baca Juga:  Anies Baswedan: Kepercayaan Publik pada Pejabat Menurun

Jika proses pendataan berjalan mulus, wajah baru Pasar Tembok Dukuh yang lebih tertib diprediksi sudah bisa dinikmati warga Kota Pahlawan mulai bulan depan. (*)

TEMANISHA.COM