
TOPMEDIA – Pemerintah memastikan jadwal keberangkatan jamaah calon haji untuk musim haji 2026 tetap berjalan sesuai rencana awal. Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, menyampaikan bahwa hingga saat ini tidak ada perubahan terkait waktu pemberangkatan.
Ia menjelaskan, para jamaah dijadwalkan mulai masuk ke asrama haji pada 21 April 2026. Selanjutnya, keberangkatan menuju Tanah Suci akan dimulai sehari setelahnya, yakni pada 22 April 2026.
Menurutnya, seluruh persiapan teknis telah dirampungkan oleh Kementerian Haji dan Umrah. Saat ini, pihaknya hanya menunggu waktu pelaksanaan keberangkatan. Ia mengibaratkan kesiapan tersebut seperti sebuah acara besar yang telah direncanakan matang, mulai dari tempat hingga berbagai kebutuhan pendukung lainnya.
Di sisi lain, pemerintah juga terus mencermati perkembangan situasi di kawasan Timur Tengah. Koordinasi dengan berbagai pihak terus dilakukan guna memastikan penyelenggaraan ibadah haji dapat berlangsung dengan aman dan lancar.
Irfan berharap ketegangan yang terjadi di wilayah tersebut segera mereda, sehingga umat Islam dari berbagai negara dapat menjalankan ibadah haji dengan khusyuk tanpa gangguan.
Selain itu, Kementerian Haji dan Umrah menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pelayanan haji yang transparan, tertib, dan bebas dari praktik penyimpangan. Dengan anggaran penyelenggaraan yang mencapai Rp18 triliun, aspek akuntabilitas menjadi perhatian utama dalam setiap tahapan pengelolaannya. (*)
