Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
SPORTAINMENT

Pemain Persib Berpotensi Absen Perkuat Timnas di Turnamen AFF 2026, Apa Pasal?

×

Pemain Persib Berpotensi Absen Perkuat Timnas di Turnamen AFF 2026, Apa Pasal?

Sebarkan artikel ini
Persib Bandung (istimewa)
toplegal

TOPMEDIA – Menjelang Piala AFF 2026, pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, dihadapkan pada dilema.

Sejumlah pemain andalan asal Persib Bandung berpotensi absen di laga pembuka akibat bentrok jadwal dengan kompetisi klub level Asia.

HALAL BERKAH

Piala AFF 2026 sejatinya dijadwalkan bergulir mulai 24 Juli hingga 26 Agustus 2026.

Turnamen bergengsi antarnegara Asia Tenggara ini mempertemukan Timnas Indonesia dengan empat lawan di fase Grup A, yaitu Vietnam selaku juara bertahan, Singapura, Kamboja, serta Brunei Darussalam atau Timor Leste.

Nantinya pada matchday pertama, Skuad Garuda dijadwalkan berduel melawan Kamboja pada 27 Juli 2026. Tanggal tersebut ternyata hanya berselisih dua hari dari jadwal play-off AFC Champions League Two (ACL 2) musim 2026-2027 yang akan berlangsung pada 29 Juli 2026.

Baca Juga:  Striker Berbakat Persib U-20 Ini Siap Curi Perhatian Pecinta Sepak Bola Tanah Air

Persib Bandung berpotensi juara BRI Super League musim 2025/2026, maka Maung Bandung berhak tampil di play-off ACL 2.

Dengan begitu, konsekuensinya, klub berwenang penuh menahan pemain-pemain mereka agar tidak bergabung ke Timnas selama periode tersebut berlangsung.

Apalagi, status Piala AFF 2026 yang tidak masuk dalam kalender FIFA Matchday resmi. Artinya, secara regulasi, Persib Bandung sah-sah saja menolak melepaskan pemain mereka ke Tim Merah-Putih untuk keperluan turnamen ini.

Beberapa nama penting seperti Marc Klok, Eliano Reijnders, Beckham Putra Nugraha, hingga Thom Haye pun terancam absen dari skuad Herdman.

Keempatnya diproyeksikan menjadi tulang punggung lini tengah dan serang Garuda di ajang dua tahunan tersebut.

Baca Juga:  Premiere League Masuk Fase Unpredictable

Ketiadaan Thom Haye dan Beckham Putra dipastikan akan menjadi pukulan telak bagi strategi Herdman.

Keduanya diprediksi bakal menjadi motor permainan Indonesia sekaligus penentu ritme serangan di Piala AFF 2026.

Kini, John Herdman dituntut untuk segera menyiapkan solusi konkret atas ancaman absennya pilar-pilar kunci tersebut.

Herdman harus merancang ulang komposisi skuad agar Timnas Indonesia tetap kompetitif sejak pertandingan pertama melawan Kamboja.

Tentunya situasi ini akan menjadi ujian nyata bagi manajemen Timnas Indonesia dalam hal koordinasi antara kepentingan klub dan kebutuhan tim nasional.

Terlebih lagi, John Herdman dituntut untuk membawa Timnas Indonesia menjadi juara di Piala AFF 2026. (ton/top)

TEMANISHA.COM