TOPMEDIA, JAKARTA – Aroma persaingan sengit kembali menyerbak di Inggris saat dua kekuatan utama sepak bola modern, Manchester City dan Liverpool, bersiap bentrok di babak perempat final Piala FA, Sabtu (4/4/2026) pukul 18.45 WIB.
Bagi Liverpool, laga di Stadion Etihad ini bukan sekadar upaya memperebutkan tiket ke semifinal di Wembley, melainkan panggung pembuktian harga diri di tengah musim yang penuh tantangan.
Pelatih Liverpool, Arne Slot, membawa pesan optimisme tinggi ke Manchester.
Meski dihantui catatan buruk dua kali menelan kekalahan dari City musim ini, pelatih asal Belanda tersebut meyakini bahwa pasukannya kini berada dalam kondisi mental yang berbeda. Slot menekankan bahwa keberadaan pendukung setia The Reds di tribun lawan akan menjadi motor penggerak utama.
“Saya bahkan tidak akan terkejut jika mereka (fans Liverpool) lebih berisik daripada fans City,” kata Slot melalui laman resmi klub.
Baginya, dukungan tersebut adalah energi tambahan yang krusial untuk meruntuhkan keangkeran Etihad.
Optimisme Slot bukan mimpi. Kabar baik berembus dari kamp latihan Liverpool dengan kembalinya sejumlah pilar penting.
Sosok Mohamed Salah yang sempat absen saat timnya dikalahkan Brighton dipastikan telah mengikuti sesi latihan penuh. Kehadiran “Raja Mesir” ini diharapkan mampu mengembalikan ketajaman lini serang Liverpool yang sempat tumpul.
Kabar melegakan juga datang dari Jeremie Frimpong. Bek sayap lincah yang sempat dikhawatirkan cedera saat membela timnas Belanda itu sudah kembali berlatih. Begitu pula dengan Federico Chiesa yang siap memberikan opsi kreatif dari sisi sayap.
Bahkan, ada pemandangan yang menggembirakan bagi pendukung Liverpool dengan kembalinya Alexander Isak di lapangan latihan.
Setelah absen tiga bulan akibat cedera serius sejak Desember lalu, penyerang Swedia ini mulai kembali menyentuh bola. Kendati demikian, tim pelatih diprediksi tidak akan mengambil risiko untuk menurunkannya dalam laga intensitas tinggi melawan City esok hari.
Meski mendapatkan amunisi tambahan, Liverpool masih memiliki lubang yang menganga. Posisi di bawah mistar masih menjadi tanda tanya besar seiring belum pulihnya Alisson Becker dari cedera hamstring.
Absennya Conor Bradley hingga akhir musim serta belum kembalinya Wataru Endo juga menuntut Slot untuk jeli dalam melakukan rotasi pemain.
Di sisi lain, Manchester City besutan Pep Guardiola pun tidak dalam kondisi paripurna. Lini pertahanan The Citizens dipastikan rapuh tanpa kehadiran duet bek tengah Josko Gvardiol dan Ruben Dias. Kondisi John Stones yang diragukan tampil menambah beban bagi City untuk meredam kecepatan transisi Liverpool.
Pertandingan ini akan menjadi pembuka dari jadwal neraka Liverpool di bulan April, yang juga mencakup laga Liga Champions melawan Paris Saint-Germain dan Derbi Merseyside kontra Everton.
“Kami sudah berjalan delapan atau sembilan bulan sejak awal musim. Saya pikir para pemain kini jauh lebih siap menghadapi jadwal ini,” tegas Slot.
Bagi Liverpool, kemenangan di Etihad bukan hanya soal trofi tertua di dunia, melainkan pesan tegas bahwa mereka belum habis dalam persaingan elit sepak bola Inggris. (*)



















