Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
LIFESTYLE

Nyaris Kehilangan Nyawa, Marshel Widianto Ceritakan Momen Tak Bisa Bernapas di Mobil

×

Nyaris Kehilangan Nyawa, Marshel Widianto Ceritakan Momen Tak Bisa Bernapas di Mobil

Sebarkan artikel ini
toplegal

TOPMEDIA – Kabar kurang menyenangkan datang dari komedian Marshel Widianto. Belakangan jarang tampil di layar kaca, Marshel ternyata baru saja melewati masa kritis akibat komplikasi penyakit yang menyerangnya secara bersamaan.

Suami Yansen Indiani atau Cesen, mantan member JKT48, itu mengaku sempat berada di titik yang sangat mengkhawatirkan hingga nyaris kehilangan nyawa sebelum akhirnya dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani operasi besar.

HALAL BERKAH

Kondisi kesehatan Marshel menurun drastis karena serangan GERD atau asam lambung, amandel yang membengkak, serta sinus yang kambuh dalam waktu bersamaan. Situasi mencekam itu terjadi saat dirinya sedang berada di dalam mobil bersama sang istri.

“Bingung mau napas lewat mana, lewat mulut nggak bisa, lewat hidung juga nggak bisa. Jadi akhirnya sempat panik, terus akhirnya sempat agak minggir dulu, nenangin diri, habis itu langsung ke rumah sakit,” kata Marshel Widianto saat ditemui di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Baca Juga:  Polemik Berlanjut, Lisa Mariana Tantang Ridwan Kamil Tes DNA Ulang di Singapura

Ayah dua anak tersebut menjelaskan bahwa kondisi yang dialaminya membuat saluran pernapasan terasa seperti terkunci. Asam lambung yang naik memperparah kondisi amandel yang sudah membengkak, sementara saluran sinusnya juga dalam keadaan tersumbat.

Melihat kondisi itu, dokter langsung memutuskan untuk melakukan operasi ganda guna mengatasi amandel dan sinus yang menjadi penyebab utama gangguan pernapasannya.

Meski tengah merasakan sakit yang luar biasa, Marshel tetap menyelipkan candaan khasnya. Ia berseloroh bahwa dirinya memang selalu terlambat dalam urusan tindakan medis.

“Amandel kan biasanya orang operasi amandel itu waktu kecil, karena anak kecil tuh nggak terlalu sakit. Nah sekarang tuh sakit banget, gua serba telat emang. Sunat gua telat, amandel gua telat,” kelakarnya.

Komedian berusia 29 tahun itu bahkan mengaku sempat merasa berada di ambang kematian sebelum operasi dilakukan.

“Hampir, gua hampir lewat ternyata, balik lagi ke bumi akhirnya,” ucapnya.

Baca Juga:  Beli Piyama Mewah untuk "Move On", Tasya Farasya Borong Victoria's Secret di Dubai

Di balik pengalaman menegangkan tersebut, Marshel mengaku ada hikmah besar yang ia rasakan, terutama dalam hubungannya dengan sang istri. Selama dua bulan terakhir, keduanya ternyata sama-sama harus menjalani masa perawatan di rumah sakit.

Sebelum Marshel, Cesen lebih dulu menjalani operasi tulang belakang. Kesibukan Marshel yang biasanya padat sebagai entertainer pun terpaksa dihentikan sementara.

Namun, ia justru bersyukur karena masa-masa sulit itu memberinya kesempatan untuk memiliki waktu berkualitas bersama sang istri.

“Gua pun waktu ketika dia sakit, gua nemenin setiap hari gitu. Sampai ya kalau ada kerjaan ya kita nggak ngambil dulu karena memang ini benar-benar golden time ketika gua ngobrol sama istri gua di rumah sakit, emang benar-benar staycation-nya enak banget,” tutur Marshel.

Bagi Marshel, ruang perawatan rumah sakit justru menjadi tempat bagi mereka untuk berbicara lebih dalam tanpa gangguan kesibukan pekerjaan.

Baca Juga:  SFF 2025 Warnai Kota Lama Surabaya, Parade Kostum Spektakuler Padati Plaza Internatio

Momen paling emosional terjadi saat Marshel selesai menjalani operasi selama lima jam. Saat sadar, ia melihat Cesen menangis di samping tempat tidurnya.

“Itu momen pertama kali gua melihat dia nangis. ‘Kenapa kamu nangis sayang?’, ya dia takut kehilangan gua. So sweet nggak gua? Keren nggak gua? Itu momen pertama kali istri nangis ya Bang, karena takut kehilangan gua,” ceritanya.

Marshel mengatakan, istrinya yang selama ini dikenal tegar akhirnya tak mampu menahan air mata saat melihat dirinya terbaring lemah usai operasi di bawah pengaruh anestesi.

Setelah melewati cobaan tersebut, Marshel mengaku kini lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan dan menghargai kehadiran keluarga.

Ia pun mulai mengurangi jam kerjanya agar bisa lebih banyak menghabiskan waktu bersama anak-anak yang sedang dalam masa tumbuh kembang.

“Ternyata kita mau cari ke mana-mana pun ya baliknya ke keluarga tetap,” pungkas Marshel Widianto. (*)

TEMANISHA.COM