Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
TOP NEWS

November 2025, Transportasi Jawa Timur Melambat, Jumlah Penumpang Turun

×

November 2025, Transportasi Jawa Timur Melambat, Jumlah Penumpang Turun

Sebarkan artikel ini
BPS Jawa Timur mencatat perlambatan transportasi pada November 2025. (Foto: Istimewa)
toplegal

TOPMEDIA – Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur melaporkan kinerja transportasi di provinsi ini pada November 2025 mengalami perlambatan signifikan.

Hampir semua moda angkutan, baik udara, laut, maupun kereta api, mencatat penurunan jumlah penumpang dan arus barang dibandingkan Oktober 2025.

HALAL BERKAH

Kepala BPS Jawa Timur, Zulkipli, menyebut jumlah kedatangan penumpang angkutan udara domestik ke Jawa Timur pada November mencapai 472,35 ribu orang.

Sementara itu, kedatangan penumpang angkutan laut domestik tercatat sebanyak 72,09 ribu orang.

“Secara umum, pergerakan penumpang yang datang ke Jawa Timur pada November masih cukup besar, meski jika dibandingkan bulan sebelumnya terlihat adanya perlambatan,” ujar Zulkipli, Selasa (6/1/2026).

Dari sisi keberangkatan, penumpang angkutan udara domestik yang berangkat dari bandara di Jawa Timur tercatat 488,76 ribu orang, turun 7,79 persen dibandingkan Oktober 2025. Penumpang internasional juga menyusut 4,22 persen menjadi 96,73 ribu orang.

Baca Juga:  Revolusi Birokrasi: Pemerintah Manfaatkan AI untuk Pelayanan Publik yang Efisien

“Penurunan ini dipengaruhi oleh berkurangnya aktivitas perjalanan setelah puncak mobilitas pada bulan sebelumnya,” jelas Zulkipli.

BPS mencatat penurunan angkutan barang melalui jalur udara. Pada November 2025, jumlah barang yang dimuat mencapai 3,48 juta ton atau turun 10,06 persen dibandingkan Oktober. Barang yang dibongkar tercatat 1,33 juta ton atau turun 1,24 persen.

Sektor pelayaran juga melambat. Jumlah kapal singgah pelayaran domestik di pelabuhan Jawa Timur tercatat 3.206 unit, turun 4,95 persen.

Penumpang angkutan laut domestik yang berangkat dari pelabuhan turun signifikan 22,13 persen menjadi 72,64 ribu orang.

“Arus penumpang dan barang melalui pelabuhan pada November cenderung melandai, seiring normalisasi aktivitas distribusi dan mobilitas,” tambah Zulkipli.

Baca Juga:  Reses, Ibas Yudhoyono Datangi Ngawi Cek Listik Untuk Masyarakat

Untuk angkutan barang laut, jumlah barang yang dimuat turun 4,32 persen menjadi 3,00 juta ton. Barang yang dibongkar turun lebih dalam, yakni 13,63 persen menjadi 2,91 juta ton.

Moda transportasi kereta api juga mencatat penurunan. Jumlah penumpang kereta api di Jawa Timur pada November 2025 sebanyak 2,20 juta orang, turun 3,61 persen dibandingkan Oktober.

Perlambatan transportasi di Jawa Timur pada November 2025 menunjukkan mobilitas masyarakat dan distribusi barang relatif lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya. Penurunan terjadi di hampir semua moda, mulai dari udara, laut, hingga kereta api.

“Penurunan jumlah penumpang kereta api ini menunjukkan bahwa mobilitas masyarakat pada November relatif lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya,” pungkas Zulkipli. (*)

TEMANISHA.COM