TOPMEDIA – Lagi asyik bersih-bersih penyimpanan laptop biar gak lemot, tiba-tiba mata tertuju pada sebuah file dengan akhiran .json. Bentuk ikonnya asing, namanya pun terdengar teknis banget. Pikiran langsung traveling ke mana-mana, jangan-jangan ini sisa-sisa malware atau virus yang lagi menyusup ke sistem?
Tenang, kamu gak sendirian kalau merasa was-was. Buat kita yang bukan anak IT, melihat format file yang nggak umum memang sering bikin parno. Tapi sebelum buru-buru klik kanan lalu delete, yuk simak dulu fakta sebenarnya tentang file .json ini biar gak salah langkah!
1. Apa Itu File .JSON Sebenarnya?
JSON adalah singkatan dari JavaScript Object Notation. Secara sederhana, ini adalah format teks yang digunakan untuk menyimpan dan mengirim data. Bayangkan .json seperti sebuah “nota” atau “daftar belanja” yang sangat rapi.
Format ini banyak digunakan oleh aplikasi untuk menyimpan pengaturan (settings) atau berkomunikasi dengan internet. Jadi, file ini murni berisi teks dan data, bukan sebuah program yang bisa berjalan sendiri seperti virus.
2. Kenapa Tiba-tiba Ada di Laptop?
Munculnya file ini biasanya bukan karena laptop kamu kena retas, melainkan karena beberapa alasan berikut:
- Pengaturan Aplikasi: Banyak aplikasi (seperti Google Chrome atau VS Code) menyimpan konfigurasi kamu dalam format .json.
- Data Game: Kalau kamu hobi main game di laptop, folder game seringkali menyimpan progres atau skin karakter dalam format ini.
- Backup Chat: Beberapa aplikasi pesan instan menggunakan .json saat kamu melakukan ekspor riwayat obrolan.
3. Apakah .JSON Itu Virus?
Jawabannya singkat, bukan karena secara teknis, file .json hanyalah teks biasa. Berbeda dengan virus yang biasanya berformat .exe atau .vbs, file .json tidak bisa “menulari” file lain atau merusak sistem operasi kamu secara otomatis.
Namun, kamu tetap harus waspada jika file tersebut dikirim oleh orang tidak dikenal lewat email. Meski .json sendiri aman, penjahat siber kadang menyisipkan link berbahaya di dalam teksnya. Tapi kalau file itu muncul di folder instalasi aplikasi resmi, itu 100% aman.
4. Boleh Kamu Hapus Gak, Sih?
Sebaiknya jangan asal hapus! Karena isinya sering berupa pengaturan aplikasi, menghapusnya bisa menyebabkan aplikasi tersebut error atau kembali ke pengaturan awal (seperti baru diinstal). Kalau ukurannya kecil, biarkan saja karena tidak akan memenuhi memori laptopmu.
Gimana? Sekarang sudah gak perlu deg-degan lagi kan kalau melihat file .json nongkrong di folder dokumen? Dunia digital memang penuh istilah teknis yang kadang bikin bingung, tapi selama kita rajin cari tahu, gak ada lagi drama parno gara-gara file asing.
(Res)



















