Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
TOP NEWS

Mantan Gubernur Sultra Kecam Eksekusi Gudangnya Oleh Satpol PP

×

Mantan Gubernur Sultra Kecam Eksekusi Gudangnya Oleh Satpol PP

Sebarkan artikel ini
Mantan Gubernur Sulawesi Tenggara Nur Alam. (Foto: Wikipedia)
toplegal

TOPMEDIA – Nur Alam, Mantan Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) murka gegara gudang miliknya yang dibangun di lahan pemprov saat dirinya menjabat akan ditertibkan Satpol PP. Mantan Gubernur itu merasa dipermalukan karena diusir dari lahan tersebut.

Lahan Pemprov Sultra yang dikuasai Nur Alam berada di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Anaiwoi, Kecamatan Wuawua, Kota Kendari.

HALAL BERKAH

Dari pantauan di lokasi sekitar pukul 12.52 Wita, keluarga Nur Alam sempat melakukan mediasi dengan pihak Pemprov Sultra untuk tidak dilakukan penertiban.

Sayangnya, mediasi tersebut berlangsung alot dan Pemprov tetap memaksa melakukan penertiban.

Keluarga Nur Alam melakukan perlawanan dengan menghalangi personel Satpol PP. Situasi sedikit tak terkendali karena terjadi lemparan batu ke arah personel Satpol PP.

Baca Juga:  Pemkot Surabaya Revitalisasi 13 Pasar Tradisional, Fokus Tingkatkan Kenyamanan dan Daya Saing

Nur Alam dan mantan Wagub Sultra Saleh Lasata juga datang ke lokasi melihat gudang yang hendak ditertibkan. Pihak Pemprov Sultra langsung menemui Nur Alam hingga kedua belah pihak terlihat diskusi yang alot.

“Bangunan ini saya menjadi saksi bukan pemerintah daerah yang bangun, tapi pegawai yang bangun dan memperbaiki,” kata Nur Alam saat bertemu perwakilan Pemprov Sultra, Kamis (22/1).

Kata Nur Alam, di sekitar gudang miliknya banyak rumah pegawai yang berstatus sama dengannya. Status itu dalam proses balik nama kepemilikan warga.

Nur Alam mengatakan, proses balik kepemilikan sementara mereka lakukan dan sejauh ini berjalan lancar.

“Apa bedanya dengan mereka yang telah mengantongi izin penghunian dan sedang dalam proses DUM (daftar usulan penghapusan) dan berproses,” bebernya.

Baca Juga:  Keharuan Istri Pelatih Valencia Saat Bertemu Gubernur NTT

Nur Alam membandingkan saat dirinya masih menjadi gubernur dalam penyelesaian masalah tanpa konflik. Menurutnya, persoalan gudang itu seharusnya bisa diselesaikan melalui dialog.

“Banyak tanah pemda yang lebih berat dulu saya selesaikan, tapi tidak pernah ada konflik seperti ini,” tegasnya. (*)

TEMANISHA.COM