Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
SPORTAINMENT

Managemen Dewa United Angkat Suara Struick Tak Dipanggil Herdman ke FIFA Series 2026

×

Managemen Dewa United Angkat Suara Struick Tak Dipanggil Herdman ke FIFA Series 2026

Sebarkan artikel ini
Rafael Struick (Instagram @rafaelstruick)
toplegal

TOPMEDIA – Label pemain naturalisasi ternyata bukan jaminan bagi Rafael Struick untuk melenggang mulus di kompetisi kasta tertinggi tanah air.

Alih-alih menjadi tulang punggung, penyerang berdarah Belanda ini justru tengah berjuang keras keluar dari bayang-bayang bangku cadangan Dewa United di ajang BRI Super League 2025/2026.

HALAL BERKAH

Sejak resmi menyandang status WNI, ekspektasi publik terhadap Struick memang membubung tinggi. Namun, realita di lapangan berkata lain.

Sejauh ini, ia dianggap belum mampu menunjukkan performa moncer sebagaimana yang digadang-gadang saat proses naturalisasinya rampung.

Minimnya kontribusi di level klub pun berimbas fatal pada karier internasionalnya. Namanya tak masuk dalam daftar panggil John Herdman untuk memperkuat Timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026.

Baca Juga:  Pelatih Asal Inggris Resmi Tukangi Timnas Indonesia

Data statistik menunjukkan betapa terjalnya persaingan yang dihadapi Struick. Dari total 25 pertandingan yang dijalani Tangsel Warriors, julukan Dewa United, baik di BRI Super League maupun AFC Challenge League musim ini, Struick baru mencicipi 12 kali penampilan. Itu pun dengan durasi yang sangat terbatas, yakni hanya 369 menit bermain.

Kondisi ini memicu spekulasi mengenai masa depan sang pemain. Namun, manajemen Dewa United segera pasang badan. Presiden Dewa United, Ardian Satya Negara, menegaskan bahwa tidak ada intervensi dari pihak manajemen terkait pemilihan pemain di lapangan.

“Semua kembali ke pelatih, kami tidak pernah intervensi. Jadi biar pelatih yang menilai,” ujar Ardian tegas.

Baca Juga:  Timnas Indonesia Mulai TC Hari Ini, Persiapan Intens Hadapi FIFA Series 2026 di Jakarta

Menurutnya, penentuan starting eleven hingga rotasi pemain sepenuhnya merupakan otoritas tim pelatih yang dipimpin oleh juru taktik Dewa United, Jan Olde Riekerink.

Ardian menambahkan bahwa ketatnya persaingan di internal skuad menjadi alasan utama mengapa Struick belum mendapatkan menit bermain yang ideal.

Skuad asal Banten ini memang dihuni deretan pemain depan yang tampil konsisten, sehingga menuntut setiap individu untuk selalu berada dalam level terbaik, bahkan sejak di sesi latihan.

Meski demikian, secercah harapan muncul saat Dewa United menahan imbang Persija Jakarta 1-1 di Jakarta International Stadium (JIS), Minggu (15/3) lalu.

Masuk sebagai pemain pengganti, Struick dinilai memberikan dimensi baru bagi permainan tim.

Baca Juga:  Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di 2026

“Dalam kesempatan terakhirnya, Rafael memperlihatkan performa yang cukup menjanjikan. Mungkin dengan penampilan seperti ini, pelatih bisa memberi dia kesempatan jam terbang lagi,” lanjut Ardian.

Manajemen meyakini peluang Struick untuk kembali ke performa puncak masih terbuka lebar. Dengan jadwal kompetisi yang sangat padat, rotasi menjadi kunci.

Kini, bola panas ada di kaki Struick. Mampukah ia membuktikan kapasitasnya dan kembali mengetuk pintu Timnas Indonesia, atau justru tetap menjadi penghuni setia bangku cadangan? (ton/top)

TEMANISHA.COM