TOPMEDIA – Kabar asmara terbaru dari Hollywood kembali mencuri perhatian publik. Kali ini, sorotan tertuju pada sosok Inka Williams, yang disebut-sebut menjalin hubungan dengan aktor ternama Channing Tatum. Potret kebersamaan mereka yang beredar luas langsung memantik rasa penasaran, khususnya karena Inka memiliki kedekatan yang kuat dengan budaya Bali.
Bagi masyarakat Indonesia, nama Inka bukanlah figur asing. Meski lahir di Melbourne pada 9 September 1999 dari ayah berkebangsaan Australia dan ibu asal Prancis, Inka justru menghabiskan masa kecilnya di Bali. Ia pindah ke Pulau Dewata sejak masih balita dan tumbuh besar di lingkungan yang kental dengan tradisi lokal.
Selama tinggal di Bali, Inka menempuh pendidikan di Canggu Community School. Interaksinya yang intens dengan warga sekitar membuatnya fasih berbahasa Indonesia sekaligus bahasa Bali. Tak heran jika julukan “Gadis Bali” kerap dilekatkan padanya, meskipun secara biologis ia tidak memiliki garis keturunan Indonesia.

Kecintaan Inka terhadap Bali juga kerap ia tunjukkan melalui media sosial. Ia dengan bangga mengenakan kebaya Bali klasik dan aktif mengikuti berbagai upacara adat. Salah satu momen yang membekas adalah saat ia mengikuti ritual Pengurip Bumi di pura bersama keluarga besarnya, yang memperlihatkan kedekatannya dengan nilai-nilai spiritual setempat.
Di dunia modeling internasional, karier Inka terbilang cemerlang. Ia tergabung dalam agensi besar seperti IMG Models dan BaliStarz. Wajahnya pun menghiasi berbagai majalah mode bergengsi dunia, mulai dari Vogue hingga Elle. Tak hanya itu, Inka dipercaya menjadi wajah kampanye sejumlah brand global ternama seperti H&M, Swarovski, hingga YSL.
Tak berhenti di dunia modeling, Inka juga merambah dunia bisnis dengan mendirikan label fesyen ramah lingkungan bernama She Is I yang berbasis di Bali. Brand ini mengusung gaya bohemian dengan penggunaan material berkelanjutan, sejalan dengan kepeduliannya terhadap lingkungan.
Perpaduan Modern dan Tradisi
Memasuki awal 2026, Inka meluncurkan koleksi terbaru bertajuk Coastal Muse. Koleksi ini terinspirasi dari keindahan pantai-pantai tersembunyi di kawasan Bali Utara. Selain itu, ia juga mengelola sebuah toko vintage di Canggu yang cukup populer di kalangan wisatawan.
Gaya busana Inka sering menjadi sumber inspirasi karena kemampuannya memadukan unsur modern dan tradisional. Ia kerap tampil mengenakan kebaya dengan sentuhan warna-warna bumi. Bagi Inka, Bali bukan sekadar tempat tinggal, melainkan rumah jiwa yang selalu memberinya rasa pulang.
Sementara itu, Channing Tatum dikenal sebagai aktor yang telah lama berkiprah di Hollywood. Kariernya melejit lewat film Step Up (2006) yang menonjolkan kemampuan menarinya. Ia juga sempat tampil dalam Coach Carter, lalu dikenal luas melalui peran Duke di G.I. Joe: The Rise of Cobra, serta komedi sukses 21 Jump Street. Popularitasnya semakin meroket lewat trilogi Magic Mike, yang juga ia produseri, serta peran dramatisnya dalam Foxcatcher.
Hubungan Inka dan Tatum disebut-sebut telah mendapat restu keluarga. Bahkan, Tatum dikabarkan sempat mengunjungi kediaman keluarga Inka di Bali secara tertutup. Kunjungan tersebut dinilai sebagai sinyal keseriusan sang aktor dalam menjalani hubungan asmara dengan model yang lekat dengan budaya Bali itu. (*)

















