Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
INTERNATIONAL

KFC dan Pizza HUT India Merger, Ini Alasannya

×

KFC dan Pizza HUT India Merger, Ini Alasannya

Sebarkan artikel ini
KFC dan Pizza HUT. (Foto: Istimewa)
toplegal

TOPMEDIA – Waralaba KFC dan Pizza Hut di India resmi mengumumkan rencana penggabungan usaha (merger), Sapphire Foods India dan Devyani International selaku operator resmi mengumumkan rencana penggabungan usaha itu.

Nilai kesepakatan mencapai USD 934 juta atau sekitar Rp 15,6 triliun (kurs Rp 16.711).

HALAL BERKAH

Berdasar ketentuan merger, Devyani International akan menerbitkan 117 saham untuk setiap 100 saham ekuitas Sapphire Foods India.

Penggabungan ini diperkirakan akan berlaku dalam 12-15 bulan ke depan, tergantung persetujuan regulator dan pemegang saham.

“India adalah pasar prioritas bagi kami. India memiliki ruang yang cukup untuk pertumbuhan lebih lanjut,” kata Ranjith Roy, Kepala Keuangan Yum! Brands selaku induk perusahaan, dikutip dari CNBC, Jumat (2/1/2026).

Baca Juga:  Indonesia-Kanada Sepakat Buka Peluang Ekonomi dan Perkuat Pertahanan

Kesepakatan ini akan mempercepat ekspansi KFC di India kata perusahaan tersebut. KFC di India membantu menghidupkan kembali Pizza Hut yang tertinggal jauh dari pemimpin pasar Domino’s Pizza.

Devyani International, pemegang waralaba terbesar Yum! Brands di India mengatakan, pihaknya mengharapkan sinergi tahunan hingga 2,2 miliar rupee atau sekitar USD 25 juta. Target itu diharapkan dapat terealisasi mulai tahun kedua setelah merger selesai.

Devyani International mengoperasikan lebih dari 2.000 gerai restoran cepat saji di lebih dari 280 kota di India, Nigeria, Nepal dan Thailand.

Kemudian Sapphire Foods mengoperasikan 529 restoran KFC dan 338 restoran Pizza Hut di India, bersama dengan 119 restoran Pizza Hut dan 11 restoran Taco Bell di Sri Lanka.

Baca Juga:  Istana Chateau de Chantilly di Perancis Terancam Roboh, Butuh Triliunan Rupiah untuk Renovasi

“India memiliki potensi untuk menjadi permata mahkota sejati di pasar global Yum! dan pengumuman ini merupakan langkah signifikan dalam perjalanan tersebut,” kata Sumeet Narang, Direktur Nomine di Sapphire Foods India.

Setelah pengumuman ini saham Devyani International naik hingga 5,3%. Sementara saham Sapphire Foods India turun hingga 6,4% pada pembukaan perdagangan. (*)

TEMANISHA.COM