TOPMEDIA – Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah menggelar turnamen sepak bola dengan nama Liga Desa.
Liga tersebut digelar tahun ini yang baru diikuti desa-desa di Jawa Tengah. Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, berencana menggelar Liga Desa secara nasional di tahun depan.
“Mohon doanya, kalau tahun ini baru 7.800 desa se-Jawa Tengah. Insyaallah 2026, pasca-hari desa menuju Hari Desa 2027, kami akan menggelar di 75.000 desa se-Indonesia. Nanti mungkin juara provinsi akan diadu dengan juara provinsi, sehingga ada juara nasional,” kata Menteri Mendes PDT, Yandri Susanto, seusai menyaksikan pertandingan final Liga Desa di lapangan Songgo Langit, Desa Sumbung, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, Rabu (14/1/2026).
Setelah berjalan sekitar 2 bulan, Liga Desa yang diikuti 7.800 Desa di Jateng akhirnya selesai. Juaranya Desa Karanggondang, Kabupaten Jepara.
Liga dalam peringatan Hari Desa Nasional 2026 ini Yandri mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terselenggaranya Liga Desa.
“Ini artinya Jawa Tengah dan khususnya Boyolali layak untuk menjadi percontohan di masa-masa yang akan datang,” ujarnya.
Liga Desa merupakan gerakan awal namun antusiasme peserta luar biasa kata Yandri. Sportivitasnya juga teruji. Melalui Liga Desa, pihaknya ingin menjaring bibit-bibit unggul pemain sepakbola di tingkat desa.
“Nanti mungkin kami akan kerja sama lebih erat lagi, lebih konkret lagi dengan Kemenpora, bagaimana kita mencari bibit-bibit unggul mulai dari usia 12 tahun, 15 tahun atau di bawah 25 tahun. Sehingga Indonesia mungkin nggak perlu naturalisasi lagi,” katanya.
Yandrinmeyakini jika liga desa ini digarap secara serius, penjaringan bibit unggul pemain sepakbola dari desa bisa terwujud.
“Kami yakin dari Kementerian Desa, kalau ini kita serius lakukan penjaringan bibit-bibit unggul dari desa seluruh Indonesia untuk mencari 11 orang plus, artinya satu kesebelasan yang kuat, yang hebat, yang akan bisa mengibarkan bendera merah putih di kancah dunia itu Insyaallah akan lahir dari desa-desa di Indonesia. Jadi mohon doanya,” imbuh Yandri.
Yandri menambahkan kehadiran Liga Desa juga bakal menggerakkan ekonomi tingkat desa. UMKM akan tumbuh dan silaturahmi antar desa juga akan semakin erat. (*)



















