Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Surabaya hadir bersama istrinya, Rini Indriyani. Acara ini juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah, para asisten, kepala perangkat daerah, serta para camat di lingkungan Pemkot Surabaya.
Eri Cahyadi menyampaikan rasa syukur karena dapat berbagi sekaligus mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat menjelang hari raya. Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan membawa keberkahan bagi Kota Surabaya, terlebih dilaksanakan pada sepuluh malam terakhir bulan suci Ramadan yang diyakini sebagai waktu penuh keberkahan.
Wali Kota yang akrab disapa Cak Eri itu berharap kegiatan sosial ini dapat menjadi doa bersama agar Surabaya menjadi kota yang makmur dan penuh kebaikan. Ia juga berharap kesejahteraan masyarakat Surabaya terus meningkat.
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Surabaya, Tundjung Iswandaru, menjelaskan bahwa program santunan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama anak yatim, penyandang disabilitas, dan pengemudi ojek online.
Selain sebagai bantuan sosial, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Tundjung merinci bahwa kegiatan tersebut diikuti oleh 40 penyandang disabilitas beserta pendamping, 50 anak yatim piatu, serta 90 pengemudi ojek online. Tidak hanya itu, acara ini juga dihadiri perwakilan dari Forum Kerukunan Umat Beragama, organisasi kepemudaan, serta perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa.
Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata sekaligus memperkuat semangat kepedulian sosial di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya dan masyarakat luas.