Langkah Janice menuju fase ini terbilang impresif. Ia menundukkan Dayana Yastremska dengan skor meyakinkan 6-4, 6-1.
Pada pertandingan berikutnya, Janice kembali tampil solid dengan mengalahkan Leylah Fernandez dua set langsung, 7-5 dan 6-4. Performa konsisten tersebut menjadi bukti kesiapan petenis Tanah Air itu bersaing di level elite.
Sebelumnya, Janice juga sempat mendapat pujian dari petenis nomor dua dunia, Iga Swiatek.
Bahkan, gaya bermainnya disebut-sebut memiliki kemiripan dengan mantan petenis top dunia, Ashleigh Barty, terutama dalam variasi pukulan dan ketenangan di lapangan.
Kini, ujian sesungguhnya menanti Janice saat berhadapan dengan Anisimova. Petenis Amerika tersebut merupakan finalis Wimbledon dan pernah menghadapi Iga Swiatek di partai puncak turnamen tersebut.
Meski harus mengakui keunggulan Swiatek dengan skor telak 0-6, 0-6, Anisimova tetap menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu pemain papan atas dunia.
Sebagai unggulan kedua di Dubai, Anisimova jelas lebih difavoritkan. Namun, Janice datang dengan modal kepercayaan diri tinggi dan tren performa positif.
Laga ini diprediksi berlangsung sengit, sekaligus menjadi panggung pembuktian bagi Janice Tjen untuk terus menorehkan sejarah di kancah tenis internasional.