Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
TOP NEWS

Immanuel Ebenezer Pegang Komitmen, Minta Dihukum Mati

×

Immanuel Ebenezer Pegang Komitmen, Minta Dihukum Mati

Sebarkan artikel ini
Immanuel Ebenezer. (Foto: Istimewa)
toplegal

TOPMEDIA – Komitmen pada penanggulangan korupsi tunjukkan mantan Wakil Menteri ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer. Ebenezer mengaku berharap dihukum mati dalam kasus korupsi. Dia mengatakan berkomitmen dengan ucapannya soal korupsi harus dihukum mati.

Noel, sapaan akrab Immanuel, menyatakan hal itu sebelum persidangan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (26/1/2026). Noel awalnya menyindir KPK melakukan operasi tipu-tipu.

HALAL BERKAH

“Operasi tipu-tipu. Operasi tipu-tipu yang dilakukan oleh para content creator yang ada di Gedung Merah Putih,” kata Noel.

Noel mengklaim awalnya diminta datang ke kantor KPK. Dia menuduh KPK mem-framing dirinya terkena OTT dan punya puluhan mobil.

“Ya, kayak pertama saya waktu apa, katanya di OTT. Mereka bilang, ‘Pak, datang, Pak, ke kantor saya’. ‘Mau ngapain?’ saya bilang. ‘Ada klarifikasi, mau dikonfrontir’. Pas saya datang, paginya saya di-TSK-in,” kata Noel.

Baca Juga:  Wali Kota Serang Banten Gugat Direktur Media Online gegara Konten IG yang Viral

“Kemudian, ‘Pak, mobil-mobil Bapak mana semuanya?’. Saya kasih mobil saya. Besoknya saya di-framing 32 mobil hasil pemerasan. Kemudian lanjut lagi, ‘Pak, kooperatif saja, Pak. Nanti ini bla-bla-bla-nya’. Besoknya, saya di-framing Rp 201 miliar hasil pemerasan Imanuel. Makanya kita mau lihat, pengusaha mana yang saya peras?” imbuhnya.

Noel pun menuduh KPK berpolitik. Dia mempertanyakan peran KPK seperti lembaga hukum atau kreator konten.

“Yang dia (KPK) bohongi itu presiden, yang mereka bohongi itu rakyat. Nggak malu, kasus ASDP. Mereka berpolitik. Makanya saya, pertanyaan saya, KPK ini lembaga hukum atau content creator? Itu harus, harus apa, eh, publik harus tahu,” ujarnya. (*)

TEMANISHA.COM